Sesendok kopi hitam khas Jambi kukawinkan secara paksa dengan susu kental cair tanpa peduli berapa takaran yang pas, berapa temperatur air panas ataupun hukum-hukum wajib coffee maker. Yang jelas kopi susu ini berhasil membunuh kesepianku.
Sebagai penikmat kopi, aku sangat ingin mempunyai kemampuan seperti seorang Barista. Biji kopi yang memiliki rasa pahit seperti robusta ataupun cenderung asam seperti arabika, mampu mereka olah menjadi secangkir kopi yang dapat menggairahkan setiap pelanggannya.
Kemaren aku benar-benar hangus terbakar cemburu dan keraguan. Dan hari ini aku berusaha bangkit dan mencoba menghadapinya. Meletakkan pondasi keyakinanku akan cinta yang kau ucapkan padaku selama ini.
Urat-uratku menggigil karena rasa cemburu.
Otakku tersesat dalam labirin imajinasi konyol tanpa arah.
Hatiku terhanyut dalam pusaran air laut yang menghancurkan benteng-benteng pertahanan ego cintaku.
Mendadak aku menjadi ditektif yang berusaha menemukan logika-logika absurd yang kupaksakan menjadi fakta ataupun mencari dalih dari alibimu.
“Montok, aku percaya samamu, tapi aku tak pernah bisa percaya sama orang lain yang mengaku hanya ingin berteman sama mu”
Itu yang selalu kuungkapkan, dan entah kenapa teori itu kuyakini kebenarannya. Mungkin aku cenayang yang bisa membaca isi pikiran laki-laki lain yang berusaha mendekatimu sayang.
Sejak pertama kali aku mengenalmu dan kita menjalin hubungan ini, hal yang paling kutakutkan adalah rasa cemburu. Karena kau mudah untuk disayangi. Dari parasmu. Dari sifatmu. Dari cara pandangmu. Dari cara mengobrolmu. Dari perhatianmu. Selalu ada alasan untuk menaruh hati padamu. Dan itu kusadari dari awal, karena itu juga yang membuatku jatuh cinta padamu.
Hari ini kau pergi dengan seseorang yang “hanya” kau anggap teman. Itu yang kau katakan. Dan berkali-kali kau menjawab, kalau kau tak akan berubah dan akan tetap sama menjadi wanita yang hanya milikku seorang. Janji itu yang kupegang sayang.
Mengijinkanmu pergi bersama orang lain. Apakah itu bukti kedewasaanku dalam hubungan kita, atau hal bodoh yang telah kuperbuat. Yang kutahu saat ini, “ rasa percayaku sama mu lebih besar dari rasa curigaku pada dirinya “
Sekarang jarak memisahkan kita. Aku tau kau kesepian. Kau merindukanku. Kau membutuhkanku. Tapi jangan biarkan otak dan hatimu berpikir untuk mencari sosok lain yang bisa menggantikan peranku sementara. Jangan pernah bermain hati sayang.
Sifatmu yang periang dan egomu masih sering membuatmu tidak berpikir panjang, hingga kau tersesat dalam label pertemanan murni yang kau inginkan. Aku tau kau ingin punya banyak teman, tapi kau sering lupa bagaimana batasan bersikap terhadap teman, hingga temanmu merasa lebih dengan perhatian itu. Dan akhirnya mereka berusaha mencari celah ddalam hubungan kita, hingga akhirnya kau tersadar.
Kuyakin kau tak cukup sadar apa yang kurasakan saat ini. Tapi entah mengapa dan sejak kapan, pria yang sangat mencintaimu ini mungkin sudah lupa bagaimana caranya menyerah dan menepi. Karena cintaku bukan sekedar ambisi atau obsesi untuk memilikimu, ini murni dari hatiku. Aku mencintaimu.
Rasa cemburu, kecewa, dan ragu itu biarlah menjadi secangkir kopi yang tanpa kusadari telah kuhabiskan. Semua rasa itu luruh oleh air panas dengan temperatur dan tekanan yang pas, hingga aku tak sadar segelas kopi telah kuhabiskan.
Kau itu egois yank, kuharap kau pun egois dalam mencintaiku..hingga kau pun merasakan bagaimana takutnya aku jika kehilangan dirimu.
#NB: Dari balik dinding kamar kosku, saat aku mencapai paragraf terakhir dari tulisan ini terdengar samar-samar lagu yang seolah ingin memberitahu bahwa cinta harus memiliki saling percaya dan kejujuran.
Kau satu kekasih/Kulihat di sinar matamu/Tersimpan kekayaan batinmu//Di dalam senyummu/Kudengar bahasa kalbu/Mengalun bening menggetarkan/Kini dirimu yang selalu bertahta di benakku/Dan aku kan mengiringi/Bersama disetiap langkahmu//PERCAYALAH HANYA DIRIKU PALING MENGERTI KEGELISAHAN JIWAMU KASIH DAN ARTI KATA KECEWAMU/KASIH YAKINLAH HANYA AKU YANG PALING MEMAHAMI BESAR ARTI KEJUJURAN DIRI INDAH SATU SANUBARI KASIH/PERCAYALAH..
Sabtu, 23 Mei 2015
Rabu, 18 Maret 2015
LDR..
Mendengar istilah LDR pertama kali adalah saat membaca bukunya Raditya Dika, Kambing Jantan. LDR, Long Distance Relationship..
Istilah yang keren namun ternyata sangat menakutkan. Dan Radit pun gagal menjalaninya.
Di wikipedia didefinisikan bahwa LDR adalah hubungan istimewa antara dua orang yang harus terpisahkan secara geografi.
Jarak. Ketika kita menjalani hubungan cinta, maka kita merasa tidak lagi berjarak dengan pasangan kita, namun berbeda dengan LDR,jarak itu terbentuk diantaranya. Dan itu menyiksa!
Tidak ada teori pasti dalam cinta, dan tidak ada juga teori relativitas untuk mengukur hubungan jarak dan cinta.
Kalaupun ada ilmu pasti yang mendukung relativitas LDR, adalah Hukum Coulumb.
"Besar gaya tolak-menolak atau gaya tarik-menarik antara dua benda bermuatan listrik, berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda bermuatan."
Dengan kata lain jarak bisa memperkecil gaya tarik-menarik antara benda yang bermuatan listrik (+) dan (-).
Menakutkan!
Dan ini lah yang sedang kuhadapi saat ini. LDR dan ketakutan yang mungkin saja terjadi di dalamnya.
Tapi cinta bukan sebuah kalkulasi. Cinta tidak dapat dihitung dengan rumus atau hukum pasti fisika.
Karena cinta itu seperti emas tapi tak memiliki karat, seperti cahaya yang tidak terukur intensitasnya, bahkan satuan newton pun tak bisa mengukur besarnya gaya dalam cinta.
Jika cinta adalah sebuah rasa maka cinta adalah satu-satunya rasa yang tidak memiliki indra. Cinta tidak dirasakan hanya oleh mata,kulit,lidah,telinga ataupun hidung. Cinta juga tidak bersemanyam dalam sel-sel otak manusia. Tidak ada teori pasti yang mendukung mengapa setiap kali cinta itu datang maka adrenalin tanpa perinta memacu jantung berdebar lebih cepat dari biasanya. Iya, cinta memang tidak terdefinisi secara anatomi dalam tubuh manusia.
Sehingga akan sangat lelah kita menjalaninya dengan segala perhitungan, dengan segala teori kegagalan ataupun statistik kegagalan, bahkan dengan perbandingan.
Hal ini lah yang ingin saya bagi melalui tulisan ini..
Cinta bukan sebuah teori fisika dengan perhitungan dan statistik, sehingga jarak tidak berbanding terbalik dengan hubungan cinta.
Cinta bukan sebuah istilah anatomi, sehingga kedekatan fisik bukan menjadi poin utama dalam cinta.
Cinta itu rasa dari jiwa. Dan hanya bisa dirasakan oleh hati, bukan raga.
Mungkin terdengar terlalu naif, tapi inilah yang selalu menguatkan saya.
Cinta bukan perkara jalan yang panjang atau terpisah, tapi masalah bagaimana orang yang menjalaninya.
Dalam LDR, Rindu seperti pedang bermata dua. Kadang menyenangkan. Kadang menakutkan.
Rindu membuat kita sering senyum manyun sendiri. Tapi rindu juga sering membuat kita menangis.
Rindu mungkin dapat seperti tali karet diantara dua tangan. Jika tangan itu dijauhkan maka karet akan semakin menegang, dan jika terus terjadi maka karet tersebut bisa putus.
Iya..tidak dipungkiri sejauh apa pun itu sebuah hubungan jarak jauh butuh waktu untuk melemaskan karet rindu tersebut.
Mungkin seharusnya rindu itu adalah satuan ukuran untuk cinta. Semakin besar rindu maka semakin besar pula cinta yang dirasakan.
Tapi terlalu munafik untuk berkata rindu itu menguatkan melalui telepon ataupun pesan singkat, jika setelahnya kita sendiri merasa kesepian.
Aaarggghhhh...aku mulai terjebak dalam logika-logika absurd tentang rindu dan cinta.
Setiap orang yang mencintai pasti merasakan Rindu. Dan itu wajar. Namun akan terasa aneh jika rindu itu tidak tertumpahkan oleh karena jarak. Itu aneh. Tapi nyata.
Dan itu lah yang harus kulalui saat ini.
Cinta dengan jarak, bukan cinta yang berjarak.
Semoga semua yang menjalani LDR saat ini dapat trus bertahan. Karena hanya cinta yang sesungguhnya yang bisa mengalahkan segala tantangan. Dan jarak tidak akan berarti apa-apa jika ada seseorang yang sangat berarti, yang selalu setia menanti.
Happy anniversary 5 tahun 2 bulan montook..Merayakan dengan cara LDR memang sulit, tapi ini yang kita hadapi sekarang, dan kita harus bisa kuat menjalaninya..
LDR memang Long Distance Relationship, tapi LDR bukan Lelah Disiksa Rindu, dengan cinta yang tulung kita jalani LDR dengan Less Doubt Relationship sehingga akhirnya menjadi Like our Dream Relationship..
Kembali ke hukum Coulumb. Jarak memang berbanding terbalik dengan kuatnya daya tarik menarik, besarnya muatan listrik berbanding lurus. Jika memang jarak itu mulai besar, maka untuk mempertahankan daya tarik menarik adalah dengan memperbesar daya listrik kedua benda. Cinta tidak hanya memiliki kata rindu, tapi ada unsur lain seperti ketulusan, kejujuran dan kesetiaan.
Istilah yang keren namun ternyata sangat menakutkan. Dan Radit pun gagal menjalaninya.
Di wikipedia didefinisikan bahwa LDR adalah hubungan istimewa antara dua orang yang harus terpisahkan secara geografi.
Jarak. Ketika kita menjalani hubungan cinta, maka kita merasa tidak lagi berjarak dengan pasangan kita, namun berbeda dengan LDR,jarak itu terbentuk diantaranya. Dan itu menyiksa!
Tidak ada teori pasti dalam cinta, dan tidak ada juga teori relativitas untuk mengukur hubungan jarak dan cinta.
Kalaupun ada ilmu pasti yang mendukung relativitas LDR, adalah Hukum Coulumb.
"Besar gaya tolak-menolak atau gaya tarik-menarik antara dua benda bermuatan listrik, berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda bermuatan."
Dengan kata lain jarak bisa memperkecil gaya tarik-menarik antara benda yang bermuatan listrik (+) dan (-).
Menakutkan!
Dan ini lah yang sedang kuhadapi saat ini. LDR dan ketakutan yang mungkin saja terjadi di dalamnya.
Tapi cinta bukan sebuah kalkulasi. Cinta tidak dapat dihitung dengan rumus atau hukum pasti fisika.
Karena cinta itu seperti emas tapi tak memiliki karat, seperti cahaya yang tidak terukur intensitasnya, bahkan satuan newton pun tak bisa mengukur besarnya gaya dalam cinta.
Jika cinta adalah sebuah rasa maka cinta adalah satu-satunya rasa yang tidak memiliki indra. Cinta tidak dirasakan hanya oleh mata,kulit,lidah,telinga ataupun hidung. Cinta juga tidak bersemanyam dalam sel-sel otak manusia. Tidak ada teori pasti yang mendukung mengapa setiap kali cinta itu datang maka adrenalin tanpa perinta memacu jantung berdebar lebih cepat dari biasanya. Iya, cinta memang tidak terdefinisi secara anatomi dalam tubuh manusia.
Sehingga akan sangat lelah kita menjalaninya dengan segala perhitungan, dengan segala teori kegagalan ataupun statistik kegagalan, bahkan dengan perbandingan.
Hal ini lah yang ingin saya bagi melalui tulisan ini..
Cinta bukan sebuah teori fisika dengan perhitungan dan statistik, sehingga jarak tidak berbanding terbalik dengan hubungan cinta.
Cinta bukan sebuah istilah anatomi, sehingga kedekatan fisik bukan menjadi poin utama dalam cinta.
Cinta itu rasa dari jiwa. Dan hanya bisa dirasakan oleh hati, bukan raga.
Mungkin terdengar terlalu naif, tapi inilah yang selalu menguatkan saya.
Cinta bukan perkara jalan yang panjang atau terpisah, tapi masalah bagaimana orang yang menjalaninya.
Dalam LDR, Rindu seperti pedang bermata dua. Kadang menyenangkan. Kadang menakutkan.
Rindu membuat kita sering senyum manyun sendiri. Tapi rindu juga sering membuat kita menangis.
Rindu mungkin dapat seperti tali karet diantara dua tangan. Jika tangan itu dijauhkan maka karet akan semakin menegang, dan jika terus terjadi maka karet tersebut bisa putus.
Iya..tidak dipungkiri sejauh apa pun itu sebuah hubungan jarak jauh butuh waktu untuk melemaskan karet rindu tersebut.
Mungkin seharusnya rindu itu adalah satuan ukuran untuk cinta. Semakin besar rindu maka semakin besar pula cinta yang dirasakan.
Tapi terlalu munafik untuk berkata rindu itu menguatkan melalui telepon ataupun pesan singkat, jika setelahnya kita sendiri merasa kesepian.
Aaarggghhhh...aku mulai terjebak dalam logika-logika absurd tentang rindu dan cinta.
Setiap orang yang mencintai pasti merasakan Rindu. Dan itu wajar. Namun akan terasa aneh jika rindu itu tidak tertumpahkan oleh karena jarak. Itu aneh. Tapi nyata.
Dan itu lah yang harus kulalui saat ini.
Cinta dengan jarak, bukan cinta yang berjarak.
Semoga semua yang menjalani LDR saat ini dapat trus bertahan. Karena hanya cinta yang sesungguhnya yang bisa mengalahkan segala tantangan. Dan jarak tidak akan berarti apa-apa jika ada seseorang yang sangat berarti, yang selalu setia menanti.
Happy anniversary 5 tahun 2 bulan montook..Merayakan dengan cara LDR memang sulit, tapi ini yang kita hadapi sekarang, dan kita harus bisa kuat menjalaninya..
LDR memang Long Distance Relationship, tapi LDR bukan Lelah Disiksa Rindu, dengan cinta yang tulung kita jalani LDR dengan Less Doubt Relationship sehingga akhirnya menjadi Like our Dream Relationship..
Kembali ke hukum Coulumb. Jarak memang berbanding terbalik dengan kuatnya daya tarik menarik, besarnya muatan listrik berbanding lurus. Jika memang jarak itu mulai besar, maka untuk mempertahankan daya tarik menarik adalah dengan memperbesar daya listrik kedua benda. Cinta tidak hanya memiliki kata rindu, tapi ada unsur lain seperti ketulusan, kejujuran dan kesetiaan.
Kamis, 05 Maret 2015
Bahtera Noah #1
" Assalamualaikum bu Nur "
" Wa'alaikumsalam " Jawab seorang ibu yang sedang duduk di kursinya megamati satu persatu nama di dalam buku tulis yang sudah mulai terlipat-lipat di sudut bukunya.
Usia ibu Nur sudah sekitar 50 tahunan, tapi wajahnya putihnya tetap terlihat ceria, ia tidak pernah lupa memoles aneka kosmetik di setiap sisi wajahnya, alisnya terlihat begitu rapi melengkung di atas mata binarnya, dan juga gincu merah darah yang selalu mawarnai bibirnya. Hari ini ia memakai jilbab putih bersih, sewarna dengan seragam putihnya yang juga terlihat sangat bersih. Tubuhnya juga tak kalah dengan anak-anak gadis usia puber, dengan tinggi semampai dan badan yang langsing, pasti semua akan salah mengira-ngira berapa usia ibu Nur, padahal dia sudah memiliki 3 anak. Untuk ibu-ibu seusianya ia termasuk ibu yang sangat modis dan sadar fashion.
" Eh..nak Jonathan, gimana kabarnya?sepertinya makin gemukkan ya? "
" Alhamdulillah, sehat wal afiat bu. " Jawabku seraya tertawa kecil mendengar pendapat bu Nur kalau aku makin gemuk. " Ibu sendiri kayaknya satu bulan sudah gak ketemu tapi pipinya masih terus merona, bibirnya pun merah merekah. Gak salah dulu orang tua ibu memberi nama Nur Hayati, Cahaya Kehidupan " Kali ini bu Nur yang tersenyum mungil mendengar perkataan gombalku.
Sebenarnya itu bukan gombal. Ibu Nur memang seperti cahaya bagi kehidupanku. Tuhan menciptakan Bintang yang sangat besar yang memancarkan sinarnya untuk dunia ini, yang kita kenal dengan nama matahari. Tapi di ruang kecil berukuran 3x4 meter ini, matahari tidak sanggup menembus dinding tebal yang memisahkan ironi dua dunia terpisah oleh persepsi sepihak yang merendahkan hak hidup seorang manusia. Matahari tidak sanggup menghangatkan setiap sendi yang telah membeku dari mereka yang tertunduk dan mematung mendengar nasib mereka dibacakan di ruangan ini. Matahari juga tidak mungkin mampu memberi secercah cahaya terang bagi anak manusia yang telah melangkah tanpa asa dalam kegelapan masa depan.
Di ruangan ini cukup seorang ibu Nur yang mampu menghancurkan dinding tebal yang menyekat kehidupanku. Cukup seorang ibu Nur yang dengan senyumnya semua kekakuanku melunak. Dan ibu Nur lah, yang sedikit demi sedikit, secara perlahan membantuku mengumpulkan puing-puing asa sehingga aku bisa memiliki semangat untuk sekedar hidup bahkan memiliki kehidupanku sendiri.
Sudah 15 tahun ini aku selalu bertemu dengannya setiap seminggu sekali ato 2 minggu sekali. Bahkan tidak jarang waktu kecil dulu aku dan nenekku diundang ke rumahnya untuk menikmati makan malam bersama keluarganya. Ia juga tidak pernah melarangku bermain dengan anak-anaknya, bahkan keluarga ibu Nur sudah menganggapku seperti bagian dari keluarga mereka.
" Kamu memang paling jago menggoda."
" Hahaha.. Serius ini bu, bagiku dan teman-teman bu Nur itu memang cahaya bagi kami"
" Kamu sendiri tau gak arti namamu, kenapa kamu dikasih nama Jonathan?" Pertanyaan sederhana dari bu Nur, tapi cukup sulit menjawabnya, karena aku harus membuka kembali tumpukan memori lama yang telah lama kubiarkan berdebu di sudut-sudut ruang memori otakku. Lembar kisah masa lalu seorang anak kecil yang harusnya melewati harinya dengan bahagia, tapi harus kehilangan segalanya secara sekejap, tanpa kusadari semua kebahagiaan itu telah terkikis masa-masa kelam yang mulai menyelimuti hari-hariku. Butuh waktu lama untuk aku bisa mengerti, menerima, dan berusaha bangkit kemudian berlari menjauhi tumpukan masa lalu itu. Tapi hari ini, malaikat penolongku berusaha agar aku mendekati tumpukan usang berdebu di sudut ruang memoriku. Apa yang harus kulakukan? Apa maksud pertanyaan bu Nur? Tidakkah dia tahu kalau aku sangat membenci masa laluku! Kenapa orang yang selama ini paling mengerti diriku harus bertanya hal yang tak ingin kudengar?
***
Aku tak mampu lagi menahannya, seolah tumpukan itu memiliki daya magnet yang menarikku mendekat. Memaksaku membuka kembali lembaran-lembaran waktu yang telah terlewati.
Lembaran itu memberi visualisasi yang jelas dalam otakku. Saat seorang lelaki tegap berkulit sawo matang akibat terbakar terik matahari dengan seragam putih biru dan tas ransel di pundaknya, berlari kencang untuk mendapati aku dan seorang wanita cantik berkulit putih bersih yang dari tadi menimangku dalam kain gendong yang dililit di tubuhnya. Dua orang dewasa itu tersenyum bahagia, tampak partikel-partikel rindu yang terpacar dari mata keduanya. Sepertinya jarak ribuan mil telah memisahkan mereka berdua untuk waktu yang lama. Hingga pertemuan kali ini menjadi akhir drama rindu mereka.
" Siapa namanya sayang?" Tanya wanita itu.
" Aku akan memberi nama anak kita Jonathan."
" Nama yang indah, artinya apa?"
" Jonathan itu artinya Hadiah dari Tuhan." Jawab lelaki itu sambil meraihku dari pelukan wanita yang merupakan istrinya, lalu memelukku dengan penuh kehangatan dan kasih sayang.
" Sayang, terima kasih untuk hadiah terindah dalam hidupku, Tuhan sangat baik padaku, aku diberi istri yang cantik dan anak yang ganteng. Sayang, bulan depan aku akan berhenti berlayar, tadi aku bertemu dengan seorang pengusaha di atas kapal, dan dia mau menerimaku bekerja di perusahaannya, jadinya aku tak perlu ,meninggalkan kalian untuk waktu yang lama, aku ingin membesarkan anak kita berdua denganmu."
" Kamu serius sayang?" Wajah wanita itu seolah tak percaya. Suaminya yang seorang pelaut itu sebentar lagi akan bisa terus bersamanya menemaninya mengasuh anak. Dan ia tak perlu khawatir menunggu dalam waktu lama kedatangan orang yang sangat dicintainya itu.
Lelaki pelaut itu memang seorang petualang laut yang hidup dengan bebas tanpa batas, 3 tahun lalu mereka bertemu di bulan februari, saat kapal si pelaut berlabuh di kota wanita ini. Sejak saat itu mereka sering berhubungan, bertukar kabar melalui pesan singkat dan bertemu 3 kali setahun setiap kapal si pelaut berlabuh di kota wanita ini.
Sedangkan bagi lelaki itu, wanita yang sekarang menjadi istrinya itu, seperti bidadari yang sengaja dikirim Tuhan baginya. Karena jatuh cinta sama wanita ini, lelaki pelaut itu mulai meninggalkan kehidupan gelapnya, iya berhenti mabuk-mabukan bersama teman-temannya di klab malam di setiap kota tempat kapal mereka berlabuh. Ia memilih diam di dek kapal membalas pesan singkat sang bidadari penakluk hati. Ia berjanji pada dirinya untuk memulai lembaran baru dengan wanita cantik yang sangat mempesonanya.
Setelah 2 tahun perkenalan dan hubungan jarak jauh yang mereka ciptakan, akhirnya mereka memberanikan diri mengikat janji suci di depan altar Tuhan.
***
Aku ingat saat usiaku 5 tahun, aku mendapat hadiah perayaan ulang tahunku. Semua keluarga dan teman-teman hadir di perayaan ulang tahunku. Lelaki pelaut yang kupanggil dengan nama ayah itu terlihat sangat bahagia menyambut kedatangan para tamu, sedangkan wanita cantik yang terlihat makin kurus itu kusapa dengan panggilan mama, sedang sibuk menyiapkan meja makan bersama seorang wanita tua dengan uban yang mulai tampak di antara rambut tebalnya yang hari itu diikatnya. Ayah mengajarkanku memanggilnya dengan sebutan nenek.
Hari itu aku memotong kue tart pertama seumur hidupku. Kutiup lilin berbentuk angka 5, kemudian disambut dengan riuh tepuk tangan setiap orang yang datang ke acara ulang tahunku hari itu. Ayah, mama, nenek dan mereka yang hadir sangat bahagia. Aku pun bahagia hari itu. Dan yang tak kusangka, itu menjadi ulang tahun pertama dan yang terakhir kurayakan dengan kebahagian penuh dan ditemani kedua orang tuaku.
Hari-hari setelah itu adalah lembaran-lembaran waktu yang ingin kulupakan. Namun tidak pernah bisa.
Masih jelas dalam ingatanku bagaimana ibu menangis di pangkuan nenek sambil memegang selembar kertas. Air mata mama tidak henti-hentinya mengalir membasahi pakaian nenek. Mama berbicara sambil terisak-isak dengan kata-kata yang tak kumengerti. Sedangkan ayah duduk di kursi depan nenek juga dengan memegang selembar kertas yang sama seperti dipegang mama. Tapi ayah terlihat mematung. Ia tidak bergerak sama sekali. Aku takut melihat keadaan itu. Aku tidak berani keluar, aku hanya mengintip dari balik pintu kamarku.
Semenjak kejadian itu ayah dan mama berubah, mereka tidak pernah lagi menemani aku tidur, bahkan sekedar menyuap sarapanku pun tidak pernah. Sekarang aku tidur bersama nenek, makan dan bermain bersamanya. Nenek pun sering menceritakan kisah-kisah dari buku tebal bersampul hitam sebelum aku tidur, atau menutup telingaku dengan bantal sambil bersembunyi di balik selimut dan bernyanyi lagu-lagu Tuhan yang kupelajari dari sekolah minggu, setiap kali kudengar ayah dan mama berkelahi di luar. Aku ingin sekali bertanya, tapi aku tidak berani. Ayah dan mama berubah. Mereka seperti menjauhiku. Sering mereka melihatku sambil menangis, tapi saat aku mendekat, mereka tak memelukku. Tidak seperti dulu mereka selalu memelukku, menciumku, memanjakanku. Ayah, mama, apa salah jonathan? Ingin sekali kutanyakan pertanyaan ini pada mereka.
Bulan-bulan berlalu, mendadak semua berubah. Seperti petir yang datang tiba-tiba menghentak di saat hujan rintik. Mama yang terlihat makin kurus, kata nenek menginap di Rumah Sakit, ayah pun jadi sering batuk-batuk. Dan tidak kusangka mama hari itu pulang ke rumah, tapi mama terlihat sangat kaku, wajah cantiknya terlihat pucat. Banyak orang datang ke rumah dengan pakaian hitam. Ayah kembali mematung disudut ruangan memdandang tubuh kaku mama dengan linangan air mata. Nenek duduk disamping tubuh mama, nenek juga menangis hari itu, sesekali nenek mengelus pipi putri bungsunya itu. Ia sangat sedih. Tak pernah sebelumnya kulihat nenek sesedih ini. Wanita tua yang tangguh itu telah kalah. Air matanya jatuh tak tertahan. Keluargaku yang lain ada yang ikut menangis ada juga yang sibuk mengerjakan hal yang tak kumengerti. Padahal mereka dulu adalah orang-orang yang tertawa bahagia bersama ayah, mama dan nenek saat ulang tahunku. Apa yang terjadi? Kata nenek padaku, mama telah meninggal. Maksudnya?
Entah apa itu artinya aku tak mengerti. Dan beberapa bulan berikutnya hal yang sama kembali terjadi di rumahku. Kali ini tubuh ayah yang dulunya tegap, sekarang menjadi kurus, pucat dan kembali mematung. Tapi kali ini tidak ada air mata di wajah ayah. Semua orang pun hari ini menangis. Mereka orang yang sama saat ibu dulu terbaring kaku di ruangan ini, tapi kali ini mereka tidak seorangpun mau memelukku seperti dulu waktu mama meninggal, mereka hanya menangis sesaat lalu pergi menghilang, tidak seramai waktu mama meninggal. Nenek yang juga ikut menangis, mengatakan hal yang sama seperti dulu kudengar, ayah telah meninggal.
***
Aku tak mengerti apa maksudnya meninggal. Yang kupahami sejak mama dan ayah meninggal, mereka tidak pernah ada lagi di rumah. Entah kemana mereka aku tak tahu. Sekarang hanya aku dan nenek yang tinggal di rumah ini. Keluargaku yang lain, tidak pernah lagi datang, kalaupun datang mereka seperti menghindariku. Mereka hanya ngobrol sama nenek, bahkan mereka melarang anak mereka bermain denganku.
Saat ini hanya neneklah temanku, aku tak pernah lagi keluar rumah. Semua tetanggaku menjauhi aku dan nenek. Mereka melarang anak-anak mereka bermain bersamaku. Bahkan bersalaman saja mereka tak mau.
Terasing dalam kesendirian.
" Wa'alaikumsalam " Jawab seorang ibu yang sedang duduk di kursinya megamati satu persatu nama di dalam buku tulis yang sudah mulai terlipat-lipat di sudut bukunya.
Usia ibu Nur sudah sekitar 50 tahunan, tapi wajahnya putihnya tetap terlihat ceria, ia tidak pernah lupa memoles aneka kosmetik di setiap sisi wajahnya, alisnya terlihat begitu rapi melengkung di atas mata binarnya, dan juga gincu merah darah yang selalu mawarnai bibirnya. Hari ini ia memakai jilbab putih bersih, sewarna dengan seragam putihnya yang juga terlihat sangat bersih. Tubuhnya juga tak kalah dengan anak-anak gadis usia puber, dengan tinggi semampai dan badan yang langsing, pasti semua akan salah mengira-ngira berapa usia ibu Nur, padahal dia sudah memiliki 3 anak. Untuk ibu-ibu seusianya ia termasuk ibu yang sangat modis dan sadar fashion.
" Eh..nak Jonathan, gimana kabarnya?sepertinya makin gemukkan ya? "
" Alhamdulillah, sehat wal afiat bu. " Jawabku seraya tertawa kecil mendengar pendapat bu Nur kalau aku makin gemuk. " Ibu sendiri kayaknya satu bulan sudah gak ketemu tapi pipinya masih terus merona, bibirnya pun merah merekah. Gak salah dulu orang tua ibu memberi nama Nur Hayati, Cahaya Kehidupan " Kali ini bu Nur yang tersenyum mungil mendengar perkataan gombalku.
Sebenarnya itu bukan gombal. Ibu Nur memang seperti cahaya bagi kehidupanku. Tuhan menciptakan Bintang yang sangat besar yang memancarkan sinarnya untuk dunia ini, yang kita kenal dengan nama matahari. Tapi di ruang kecil berukuran 3x4 meter ini, matahari tidak sanggup menembus dinding tebal yang memisahkan ironi dua dunia terpisah oleh persepsi sepihak yang merendahkan hak hidup seorang manusia. Matahari tidak sanggup menghangatkan setiap sendi yang telah membeku dari mereka yang tertunduk dan mematung mendengar nasib mereka dibacakan di ruangan ini. Matahari juga tidak mungkin mampu memberi secercah cahaya terang bagi anak manusia yang telah melangkah tanpa asa dalam kegelapan masa depan.
Di ruangan ini cukup seorang ibu Nur yang mampu menghancurkan dinding tebal yang menyekat kehidupanku. Cukup seorang ibu Nur yang dengan senyumnya semua kekakuanku melunak. Dan ibu Nur lah, yang sedikit demi sedikit, secara perlahan membantuku mengumpulkan puing-puing asa sehingga aku bisa memiliki semangat untuk sekedar hidup bahkan memiliki kehidupanku sendiri.
Sudah 15 tahun ini aku selalu bertemu dengannya setiap seminggu sekali ato 2 minggu sekali. Bahkan tidak jarang waktu kecil dulu aku dan nenekku diundang ke rumahnya untuk menikmati makan malam bersama keluarganya. Ia juga tidak pernah melarangku bermain dengan anak-anaknya, bahkan keluarga ibu Nur sudah menganggapku seperti bagian dari keluarga mereka.
" Kamu memang paling jago menggoda."
" Hahaha.. Serius ini bu, bagiku dan teman-teman bu Nur itu memang cahaya bagi kami"
" Kamu sendiri tau gak arti namamu, kenapa kamu dikasih nama Jonathan?" Pertanyaan sederhana dari bu Nur, tapi cukup sulit menjawabnya, karena aku harus membuka kembali tumpukan memori lama yang telah lama kubiarkan berdebu di sudut-sudut ruang memori otakku. Lembar kisah masa lalu seorang anak kecil yang harusnya melewati harinya dengan bahagia, tapi harus kehilangan segalanya secara sekejap, tanpa kusadari semua kebahagiaan itu telah terkikis masa-masa kelam yang mulai menyelimuti hari-hariku. Butuh waktu lama untuk aku bisa mengerti, menerima, dan berusaha bangkit kemudian berlari menjauhi tumpukan masa lalu itu. Tapi hari ini, malaikat penolongku berusaha agar aku mendekati tumpukan usang berdebu di sudut ruang memoriku. Apa yang harus kulakukan? Apa maksud pertanyaan bu Nur? Tidakkah dia tahu kalau aku sangat membenci masa laluku! Kenapa orang yang selama ini paling mengerti diriku harus bertanya hal yang tak ingin kudengar?
***
Aku tak mampu lagi menahannya, seolah tumpukan itu memiliki daya magnet yang menarikku mendekat. Memaksaku membuka kembali lembaran-lembaran waktu yang telah terlewati.
Lembaran itu memberi visualisasi yang jelas dalam otakku. Saat seorang lelaki tegap berkulit sawo matang akibat terbakar terik matahari dengan seragam putih biru dan tas ransel di pundaknya, berlari kencang untuk mendapati aku dan seorang wanita cantik berkulit putih bersih yang dari tadi menimangku dalam kain gendong yang dililit di tubuhnya. Dua orang dewasa itu tersenyum bahagia, tampak partikel-partikel rindu yang terpacar dari mata keduanya. Sepertinya jarak ribuan mil telah memisahkan mereka berdua untuk waktu yang lama. Hingga pertemuan kali ini menjadi akhir drama rindu mereka.
" Siapa namanya sayang?" Tanya wanita itu.
" Aku akan memberi nama anak kita Jonathan."
" Nama yang indah, artinya apa?"
" Jonathan itu artinya Hadiah dari Tuhan." Jawab lelaki itu sambil meraihku dari pelukan wanita yang merupakan istrinya, lalu memelukku dengan penuh kehangatan dan kasih sayang.
" Sayang, terima kasih untuk hadiah terindah dalam hidupku, Tuhan sangat baik padaku, aku diberi istri yang cantik dan anak yang ganteng. Sayang, bulan depan aku akan berhenti berlayar, tadi aku bertemu dengan seorang pengusaha di atas kapal, dan dia mau menerimaku bekerja di perusahaannya, jadinya aku tak perlu ,meninggalkan kalian untuk waktu yang lama, aku ingin membesarkan anak kita berdua denganmu."
" Kamu serius sayang?" Wajah wanita itu seolah tak percaya. Suaminya yang seorang pelaut itu sebentar lagi akan bisa terus bersamanya menemaninya mengasuh anak. Dan ia tak perlu khawatir menunggu dalam waktu lama kedatangan orang yang sangat dicintainya itu.
Lelaki pelaut itu memang seorang petualang laut yang hidup dengan bebas tanpa batas, 3 tahun lalu mereka bertemu di bulan februari, saat kapal si pelaut berlabuh di kota wanita ini. Sejak saat itu mereka sering berhubungan, bertukar kabar melalui pesan singkat dan bertemu 3 kali setahun setiap kapal si pelaut berlabuh di kota wanita ini.
Sedangkan bagi lelaki itu, wanita yang sekarang menjadi istrinya itu, seperti bidadari yang sengaja dikirim Tuhan baginya. Karena jatuh cinta sama wanita ini, lelaki pelaut itu mulai meninggalkan kehidupan gelapnya, iya berhenti mabuk-mabukan bersama teman-temannya di klab malam di setiap kota tempat kapal mereka berlabuh. Ia memilih diam di dek kapal membalas pesan singkat sang bidadari penakluk hati. Ia berjanji pada dirinya untuk memulai lembaran baru dengan wanita cantik yang sangat mempesonanya.
Setelah 2 tahun perkenalan dan hubungan jarak jauh yang mereka ciptakan, akhirnya mereka memberanikan diri mengikat janji suci di depan altar Tuhan.
***
Aku ingat saat usiaku 5 tahun, aku mendapat hadiah perayaan ulang tahunku. Semua keluarga dan teman-teman hadir di perayaan ulang tahunku. Lelaki pelaut yang kupanggil dengan nama ayah itu terlihat sangat bahagia menyambut kedatangan para tamu, sedangkan wanita cantik yang terlihat makin kurus itu kusapa dengan panggilan mama, sedang sibuk menyiapkan meja makan bersama seorang wanita tua dengan uban yang mulai tampak di antara rambut tebalnya yang hari itu diikatnya. Ayah mengajarkanku memanggilnya dengan sebutan nenek.
Hari itu aku memotong kue tart pertama seumur hidupku. Kutiup lilin berbentuk angka 5, kemudian disambut dengan riuh tepuk tangan setiap orang yang datang ke acara ulang tahunku hari itu. Ayah, mama, nenek dan mereka yang hadir sangat bahagia. Aku pun bahagia hari itu. Dan yang tak kusangka, itu menjadi ulang tahun pertama dan yang terakhir kurayakan dengan kebahagian penuh dan ditemani kedua orang tuaku.
Hari-hari setelah itu adalah lembaran-lembaran waktu yang ingin kulupakan. Namun tidak pernah bisa.
Masih jelas dalam ingatanku bagaimana ibu menangis di pangkuan nenek sambil memegang selembar kertas. Air mata mama tidak henti-hentinya mengalir membasahi pakaian nenek. Mama berbicara sambil terisak-isak dengan kata-kata yang tak kumengerti. Sedangkan ayah duduk di kursi depan nenek juga dengan memegang selembar kertas yang sama seperti dipegang mama. Tapi ayah terlihat mematung. Ia tidak bergerak sama sekali. Aku takut melihat keadaan itu. Aku tidak berani keluar, aku hanya mengintip dari balik pintu kamarku.
Semenjak kejadian itu ayah dan mama berubah, mereka tidak pernah lagi menemani aku tidur, bahkan sekedar menyuap sarapanku pun tidak pernah. Sekarang aku tidur bersama nenek, makan dan bermain bersamanya. Nenek pun sering menceritakan kisah-kisah dari buku tebal bersampul hitam sebelum aku tidur, atau menutup telingaku dengan bantal sambil bersembunyi di balik selimut dan bernyanyi lagu-lagu Tuhan yang kupelajari dari sekolah minggu, setiap kali kudengar ayah dan mama berkelahi di luar. Aku ingin sekali bertanya, tapi aku tidak berani. Ayah dan mama berubah. Mereka seperti menjauhiku. Sering mereka melihatku sambil menangis, tapi saat aku mendekat, mereka tak memelukku. Tidak seperti dulu mereka selalu memelukku, menciumku, memanjakanku. Ayah, mama, apa salah jonathan? Ingin sekali kutanyakan pertanyaan ini pada mereka.
Bulan-bulan berlalu, mendadak semua berubah. Seperti petir yang datang tiba-tiba menghentak di saat hujan rintik. Mama yang terlihat makin kurus, kata nenek menginap di Rumah Sakit, ayah pun jadi sering batuk-batuk. Dan tidak kusangka mama hari itu pulang ke rumah, tapi mama terlihat sangat kaku, wajah cantiknya terlihat pucat. Banyak orang datang ke rumah dengan pakaian hitam. Ayah kembali mematung disudut ruangan memdandang tubuh kaku mama dengan linangan air mata. Nenek duduk disamping tubuh mama, nenek juga menangis hari itu, sesekali nenek mengelus pipi putri bungsunya itu. Ia sangat sedih. Tak pernah sebelumnya kulihat nenek sesedih ini. Wanita tua yang tangguh itu telah kalah. Air matanya jatuh tak tertahan. Keluargaku yang lain ada yang ikut menangis ada juga yang sibuk mengerjakan hal yang tak kumengerti. Padahal mereka dulu adalah orang-orang yang tertawa bahagia bersama ayah, mama dan nenek saat ulang tahunku. Apa yang terjadi? Kata nenek padaku, mama telah meninggal. Maksudnya?
Entah apa itu artinya aku tak mengerti. Dan beberapa bulan berikutnya hal yang sama kembali terjadi di rumahku. Kali ini tubuh ayah yang dulunya tegap, sekarang menjadi kurus, pucat dan kembali mematung. Tapi kali ini tidak ada air mata di wajah ayah. Semua orang pun hari ini menangis. Mereka orang yang sama saat ibu dulu terbaring kaku di ruangan ini, tapi kali ini mereka tidak seorangpun mau memelukku seperti dulu waktu mama meninggal, mereka hanya menangis sesaat lalu pergi menghilang, tidak seramai waktu mama meninggal. Nenek yang juga ikut menangis, mengatakan hal yang sama seperti dulu kudengar, ayah telah meninggal.
***
Aku tak mengerti apa maksudnya meninggal. Yang kupahami sejak mama dan ayah meninggal, mereka tidak pernah ada lagi di rumah. Entah kemana mereka aku tak tahu. Sekarang hanya aku dan nenek yang tinggal di rumah ini. Keluargaku yang lain, tidak pernah lagi datang, kalaupun datang mereka seperti menghindariku. Mereka hanya ngobrol sama nenek, bahkan mereka melarang anak mereka bermain denganku.
Saat ini hanya neneklah temanku, aku tak pernah lagi keluar rumah. Semua tetanggaku menjauhi aku dan nenek. Mereka melarang anak-anak mereka bermain bersamaku. Bahkan bersalaman saja mereka tak mau.
Terasing dalam kesendirian.
Senin, 04 Februari 2013
Glenn Fredly feat. Endah n Rhesa & Sandy Sondoro - Let's Say Love
Life is a mystery
and too many untold stories
You can cry and laugh
You can hate and love
You can leave all things behind
and too many untold stories
You can cry and laugh
You can hate and love
You can leave all things behind
Life is a chance, don’t be afraid
Listen to your heart and grow your soul
We have so much time to learn
and make everything alright and
All we need, all we need is something to believe in
Listen to your heart and grow your soul
We have so much time to learn
and make everything alright and
All we need, all we need is something to believe in
You need to know what makes you stronger
than before from time to time
People you love and give you smile
Strengthen happiness and keep your love alive
and if you ever have something
Something you truly believe in
and that can only be love
Spread your wings and fly
(away till) you touch the sky yeah
than before from time to time
People you love and give you smile
Strengthen happiness and keep your love alive
and if you ever have something
Something you truly believe in
and that can only be love
Spread your wings and fly
(away till) you touch the sky yeah
Let us change the world with love
We can make a better future
and if we stand together as one
We can make a better future
and if we stand together as one
We don’t need those bitter hearts
It’s just so waste of time
It’s time to share the love we have
cause that’s the reason we all survive
Let’s say love, love, love it’s all about love
Let’s say love, love, love it’s all about love
It’s just so waste of time
It’s time to share the love we have
cause that’s the reason we all survive
Let’s say love, love, love it’s all about love
Let’s say love, love, love it’s all about love
it’s all about love
Time goes by and life goes on
and we all stand together
and remember tomorrow will come
its all about
its all about love
and we all stand together
and remember tomorrow will come
its all about
its all about love
menurutku inti lagu ini adalah, TUHAN menciptakan kita dengan banyak perbedaan, tapi TUHAN juga memberikan kita banyak CINTA untuk saling berbagi dan menyatukan perbedaan kita. :)
Sabtu, 08 Desember 2012
sebuah kado..
Ketika saya kebingungan mencari kado buat kekasih saya, saya memutuskan bertanya pada seorang teman.
Saya : kawan, kemarin cowokmu kasih apa buat kadomu??
Kawan : ahh, gak ada (dengan muka murung)
S : lohh?? kok bisa?
K : iyaa, masa kemaren dia bawa aku ke Mall, trus dia tanya aku mau apa biar dia belikan, yaa aku bilang aku gak mau apa apa
S : loh kok gak mau apa apa?
K : iyalah..aku kan mau kado yang pemberian dia, pilihan dia, bukan pilihanku. Lagian dia kan pacarku yang seharusnya bisa membuatku bahagia dengan kado terbaik darinya. Kalo kayak gitu caranya sama aja dia jadi bapakku. Aku gak mau kado mahal atau apapun itu yang paling cantik. Aku cuma berharap sesuatu yang terbaik, apapun itu asalkan pilihan dia, sekalipun itu cuma sendal jepit. (sebutnya dengan diakhiri sebuah senyuman)
Memberi kado kepada orang yang kita sayangi merupakan hal yang seharusnya indah. Berusaha mencari sesuatu yang berharga dan indah yang bisa membuat orang yang kita kasihi menjadi terkejut bahagia, tersenyum manis dan mengucapkan kata terima kasih pada kita.
Namun sering kali memberi kado dianggap menjadi sebuah kewajiban di hari-hari bersejarah, seperti hari ulang tahun. Hal inilah yang membuat seseorang merasa terbebani dengan ritual pemberian kado. Seorang kekasih akan berkeliling dari tempat satu ke tempat yang lain hanya untuk mencari kado terbaik. Hingga akhirnya ia menemukan sesuatu yang dia cari. Namun bagaimana jika barang yang dicarinya tak pernah ia dapat, ia akan menjadi sedih dan mungkin marah.
Satu hal yang sering kita lupa dalam hal memberi, yaitu ketulusan. Pemberian itu akan sangat berharga jika tulus dari hati kita. Seperti cerita di atas. Si cewek urung menerima tawaran si cowok, bukan karena tidak ada yang dia suka, tapi dia hanya ingin mendapat sesuatu yang bukan dari hatinya, tapi dari hati orang yang disayanginya. Karena esensinya, apapun yang ia dapat dari orang dikasihinya adalah hal yang terindah, bukan karena barangnyan tapi subyek si pemberi.
Seorang kekasih juga sering lupa ketika kita berusaha mencari yang terbaik maka kita tidak akan menemukan apapun, karena akan selalu ada yang terbaik. Tetapi pilihlah yang sesuai dengan harapanmu untuk orang yang kau kasihi.
Keraguan, hal itu yang sering kali membuat kita bingung memilih sesuatu untuk menjadi kado. Tanpa kita sadari keraguan itu membuat kita menjadi tak pernah bisa menemukan apa yang kita ingin berikan untuk sang kekasih.
Seseorang sering mengeluh lelah berjam-jam ngantri membeli kado, atau kepanasan mencari kado dan sebagainya, jika kau mengeluh untuk menunjukkan perjuanganmu mendapatkan kado itu seharusnya kau tidak akan mengeluh, kau akan bahagia menceritakannya pada kekasihmu, itu menunjukkan batapa kau menyayanginya sehingga kau rela berpanas-panasan. Tapi jika itu adalah sebuah keluhan yang membuatmu lelah, berarti mencari kado itu tidak berasal dari hatimu, kerna telah menjadi beban. Karena jika kita tidak senang melakukan sebuah pekerjaan maka kita pasti akan cepat mengeluh.
Dan ingatlah ketika memberi kado telah menjadi beban maka kado itu bukan lagi berasal dari ketulusan tapi kewajiban.
Saya teringat sebuah adegan film India, ketika seorang Gadis yang cantik dan kaya berulang tahun maka diadakan pesta yang luar biasa mewahnya. Ia mendapat banyak kado mahal. Mobil dari sang ayah, kalung emas dari sang ibu dan kado-kado lain dari sahabat. Tapi gadis ini tetap tidak bahagia. Apa yang diharapkan gadis itu? Lalu datang seorang pria sederhana melangkah perlahan, terlihat jiwanya bergejolak cintanya yang begitu besar berusaha meredam rasa ragu dan malu. Kemudian ia menyodorkan sebuah kotak kecil, yang ketika dibuka ada sebuah kalung perak yang di mata kalunganya terukir nama gadis itu. Gadis itu berubah menjadi sangat bahagia dan memeluk sang pria.
Tak penting apa yang kau beri, yang penting adalah dirimu. Kalaupun kau ingin memberi sesuatu, pilihlah apa yang kau ingin berikan untukku, bukan apa yang harus kupilih.
Kado itu untuk membuat orang yang kita beri kado bahagia.
Saya : kawan, kemarin cowokmu kasih apa buat kadomu??
Kawan : ahh, gak ada (dengan muka murung)
S : lohh?? kok bisa?
K : iyaa, masa kemaren dia bawa aku ke Mall, trus dia tanya aku mau apa biar dia belikan, yaa aku bilang aku gak mau apa apa
S : loh kok gak mau apa apa?
K : iyalah..aku kan mau kado yang pemberian dia, pilihan dia, bukan pilihanku. Lagian dia kan pacarku yang seharusnya bisa membuatku bahagia dengan kado terbaik darinya. Kalo kayak gitu caranya sama aja dia jadi bapakku. Aku gak mau kado mahal atau apapun itu yang paling cantik. Aku cuma berharap sesuatu yang terbaik, apapun itu asalkan pilihan dia, sekalipun itu cuma sendal jepit. (sebutnya dengan diakhiri sebuah senyuman)
Memberi kado kepada orang yang kita sayangi merupakan hal yang seharusnya indah. Berusaha mencari sesuatu yang berharga dan indah yang bisa membuat orang yang kita kasihi menjadi terkejut bahagia, tersenyum manis dan mengucapkan kata terima kasih pada kita.
Namun sering kali memberi kado dianggap menjadi sebuah kewajiban di hari-hari bersejarah, seperti hari ulang tahun. Hal inilah yang membuat seseorang merasa terbebani dengan ritual pemberian kado. Seorang kekasih akan berkeliling dari tempat satu ke tempat yang lain hanya untuk mencari kado terbaik. Hingga akhirnya ia menemukan sesuatu yang dia cari. Namun bagaimana jika barang yang dicarinya tak pernah ia dapat, ia akan menjadi sedih dan mungkin marah.
Satu hal yang sering kita lupa dalam hal memberi, yaitu ketulusan. Pemberian itu akan sangat berharga jika tulus dari hati kita. Seperti cerita di atas. Si cewek urung menerima tawaran si cowok, bukan karena tidak ada yang dia suka, tapi dia hanya ingin mendapat sesuatu yang bukan dari hatinya, tapi dari hati orang yang disayanginya. Karena esensinya, apapun yang ia dapat dari orang dikasihinya adalah hal yang terindah, bukan karena barangnyan tapi subyek si pemberi.
Seorang kekasih juga sering lupa ketika kita berusaha mencari yang terbaik maka kita tidak akan menemukan apapun, karena akan selalu ada yang terbaik. Tetapi pilihlah yang sesuai dengan harapanmu untuk orang yang kau kasihi.
Keraguan, hal itu yang sering kali membuat kita bingung memilih sesuatu untuk menjadi kado. Tanpa kita sadari keraguan itu membuat kita menjadi tak pernah bisa menemukan apa yang kita ingin berikan untuk sang kekasih.
Seseorang sering mengeluh lelah berjam-jam ngantri membeli kado, atau kepanasan mencari kado dan sebagainya, jika kau mengeluh untuk menunjukkan perjuanganmu mendapatkan kado itu seharusnya kau tidak akan mengeluh, kau akan bahagia menceritakannya pada kekasihmu, itu menunjukkan batapa kau menyayanginya sehingga kau rela berpanas-panasan. Tapi jika itu adalah sebuah keluhan yang membuatmu lelah, berarti mencari kado itu tidak berasal dari hatimu, kerna telah menjadi beban. Karena jika kita tidak senang melakukan sebuah pekerjaan maka kita pasti akan cepat mengeluh.
Dan ingatlah ketika memberi kado telah menjadi beban maka kado itu bukan lagi berasal dari ketulusan tapi kewajiban.
Saya teringat sebuah adegan film India, ketika seorang Gadis yang cantik dan kaya berulang tahun maka diadakan pesta yang luar biasa mewahnya. Ia mendapat banyak kado mahal. Mobil dari sang ayah, kalung emas dari sang ibu dan kado-kado lain dari sahabat. Tapi gadis ini tetap tidak bahagia. Apa yang diharapkan gadis itu? Lalu datang seorang pria sederhana melangkah perlahan, terlihat jiwanya bergejolak cintanya yang begitu besar berusaha meredam rasa ragu dan malu. Kemudian ia menyodorkan sebuah kotak kecil, yang ketika dibuka ada sebuah kalung perak yang di mata kalunganya terukir nama gadis itu. Gadis itu berubah menjadi sangat bahagia dan memeluk sang pria.
Tak penting apa yang kau beri, yang penting adalah dirimu. Kalaupun kau ingin memberi sesuatu, pilihlah apa yang kau ingin berikan untukku, bukan apa yang harus kupilih.
Kado itu untuk membuat orang yang kita beri kado bahagia.
Sabtu, 29 September 2012
Sindrom Horner
Sindrom Horner (Horner's Syndrome) adalah kumpulan gejala yang disebabkan kerusakan pada sistem saraf simpatis. Pertama kali ditemukan oleh Johan Friedrich Horner, seorang oftalmologi berkebangsaan Swiss (1883-1886). Dia menemukan kelainan dari gejala klinis orang yang terinfeksi Lues (sifilis).
Gejala klinis Sindrom Horner terdiri atas:
Sindrom Horner bukan merupakan penyakit, tetapi kumpulan gejala akibat penyakit primer sebagai penyebab utamanya. Contohnya tumor pancoast atau tumor mediastinum, stroke, carotid artery dissection, cedera saat lahir, ataupun berbagai jenis obat-obatan
Secara anatomi jaras saraf simpatis terbagi 3 tingkatan.
congenital horner’s syndrome yang sering disebabkan karena trauma lahir, atau adanya nerutoblastoma yang tumbuh pada jaras simpatetik. Pada lesi yang kongenital dapat terjadi dengan heterochromia iris.
Lesi disetiap neuron jaras simpatis mungkin secara klinis susah dibedakan karena akan menunjukkan gejala yang sama, namun dengan pemeriksaan yang lebih teliti dan pemeriksaan penunjang kita akan dapat membedakan pada tingkatan neuron mana yang terjadi gangguan.
Untuk mendiagnosa dan membedakan letak lesi maka perlu dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang.
Tidak ada terapi spesifik pada Sindrom Horner, gejala-gejala tersebut akan hilang jika penyakit penyebabnya telah teratasi.
Gejala klinis Sindrom Horner terdiri atas:
- Ptosis
- Miosis pupil
- Enoftalmus
- Anhidrosis
Sindrom Horner bukan merupakan penyakit, tetapi kumpulan gejala akibat penyakit primer sebagai penyebab utamanya. Contohnya tumor pancoast atau tumor mediastinum, stroke, carotid artery dissection, cedera saat lahir, ataupun berbagai jenis obat-obatan
Secara anatomi jaras saraf simpatis terbagi 3 tingkatan.
- Neuron 1 atau preganglioner. Neuron ini berasal dari posterior hipotalamus kemudian turun tanpa menyilang dan bersinaps secara multiple di otak tengah dan pons, danberakhir di kolumna intermediolateral C8-T2 yang juga disebut ciliospinal centre of badge
- Neuron kedua berupa serabut-serabut preganglioner yang keluar dari medula spinalis. Sebagian besar jaras pupilomotor mengikuti radiks ventral torakal 1, sedangkan serabut sudomotor wajah terutama mengikuti radiks ventra T2-4. Jaras tersebut memasuki rantai simpatetik servikal (ganglion stelata) untuk kemudian bersinaps di ganglion servikal superior yang terletak dekat dasar tengkorak
- Neuron ketiga merupakan serabut post ganglioner yang berjalan ke atas bersama-sama A karotis komunis memasuki rongga kranium. Serabut untuk vasomotor orbita, kelenjar likrimal, pupil dan otot Mulleri mengikuti A karotis interna, sedangkan serabut sudomotor dan piloereksi wajah mengikuti A.karotis eksterna dan cabang-cabangnya. Pada sinus kavernosus jaras pupilomotor tersebut meninggalkan A.karotis interna dan bergabung dengan jaras ophthalmik N.trigeminal dan memasuki orbita melalui fissura orbitalis superior. Kadang-kadang berjalan bersama N.VI dahulu sebelum bergabung dengan N.Trigeminal dan kemudian mencapai badan siliaris yang mengakibatkan dilatasi iris melalui N.nasosiliaris dan N.siliaris longus. Sedangkan serabut vasomotor orbita, M.mulleri dankelenjar lakrimalis mengikuti A.oftalmika. Morissa dan kawan-kawan (1984) mengemukakan bahwa keringat wajah sesisi tidak seluruhnya diurus oleh serabut yang mengikuti A.karotis eksterna tetapi sebagian wajah yaitu bagian medial dahi dan hidung diurus oleh serabut yang mengikuti A.karotis interna.
- Ptosis; merupakan gejala yang paling gampang terlihat. Ptosis diartikan ketidakmampuan untuk mengangkat kelopak mata. Hal ini disebabkan oleh kelumpuhan M. Mulleri (Superior Tarsal Muscle) yang dipersarafi oleh saraf simpatis.
- Miosis; adalah konstriksi pupil. Hal ini terjadi akibat gangguan pada sistem jaras simpatis mengakibatkan kelumpuhan M. Dillatator Pupillae sehingga ketidakmampuan pupil untuk berdilatasi.
- Enoftalmus; keadaan ptosis yang membuat kelopak mata jatuh menyebabkan mata terkesan mata lebih masuk kedalam.
- Anhidrosis; sebagaimana dijelaskan di atas bahwa neuron simpatis juga berfungsi dalam mempersarafi kelenjar keringat, sehingga gangguan saraf simpatis mengakibatkan tidak keluarnya keringat pada daerah wajah. Jika lesi berada di neuron preganglion maka anhidrosis akan terjadi pada tubuh ipsilateral, namun bila lesi pada neuron postganglion maka anhidrosis terbatas pada daerah dahi saja.
congenital horner’s syndrome yang sering disebabkan karena trauma lahir, atau adanya nerutoblastoma yang tumbuh pada jaras simpatetik. Pada lesi yang kongenital dapat terjadi dengan heterochromia iris.
Lesi disetiap neuron jaras simpatis mungkin secara klinis susah dibedakan karena akan menunjukkan gejala yang sama, namun dengan pemeriksaan yang lebih teliti dan pemeriksaan penunjang kita akan dapat membedakan pada tingkatan neuron mana yang terjadi gangguan.
Untuk mendiagnosa dan membedakan letak lesi maka perlu dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang.
- Dengan topikal cocaine 4-10%, pada mata normal terjadi dilatasi sedangkan pada Sindrom Horner dilatasi sangat berkurang. Cocaine mebiokir reuptake norepineparine yang dilepaskan oleh neuron simpatik ketiga. Lesi jaras simpatik menyebabkan berkurangnya epinephrine yang dilepaskan oleh neuron sehingga pupil sisi tersebut tidak akan berdilatasi
- Paredrin 1% (Hidoksi amfetamin ) untuk menentukan loaksi lesi. Efek paredrine melepaskan nor-epinephrine dari terminal pre-sinaptik. Pada lesi post ganglioner, saraf terminal mengalami degenerasi sehingga terjadi gangguan dilatasi papil pada pemberian paredrin, sedangkan pada lesi preganglion, jaras post ganglion masih intak sehingga paredrin mengakibatkan dilatasi pupil.
Tidak ada terapi spesifik pada Sindrom Horner, gejala-gejala tersebut akan hilang jika penyakit penyebabnya telah teratasi.
Minggu, 19 Agustus 2012
^^ (8)
Lama sudah rasanya jari jemariku tak menekan tuts-tuts huruf di atas keyboard laptop tuaku ini. Berbagi kisah cinta yang kulalui selama ini. Menjadi sosok lain yang mungkin tak disangka mereka yang mengenalku.
__________________________ (senyum - senyum sendiri)
Pagi ini aku terbangun oleh bunyi handphoneku yang berdering, dari bunyinya aku tahu, siapa gerangan orang yang menelponku pagi ini.
Aku tidak langsung memencet tombol berwarna hijau di handphoneku, kukumpulkan nyawaku untuk menyapa dia dengan penuh semangat pagi ini. "semangat pagi sayangkuuu" dengan manja kuuangkapkan kata itu, serasa semua gunung es kerinduan ini luluh lantah, mendengar suaranya menjawab sapaanku.
***
Iya, rindu ini tersa begitu menyesak, mungkin benar ia saat ini tidak berada di kota yang sama denganku, tapi hal yang menambah kerinduanku pada sosoknya adalah kisah cinta Keenan dan Kugy dalam novel terbaik karya Dewi "Dee" Lestari, Perahu Kertas.
Cinta begitu susah ditebak, terkadang ia mempertemukan kita dengan orang yang salah tapi serasa ia adalah orang yang benar. Terkadang juga, cinta mempertemukan kita dengan orang yang benar disaat kita sedang bersama orang yang salah. Tapi sangat bahagia rasanya, jika kehampaan kita diisi oleh orang yang benar disaat tak ada orang yang salah atau momen yang salah.
Kisah Keenan dan Kugy yang diciptakan Dee, membuatku merasa jengah setiap momen yang tercipta menharuskan cinta mengalah demi sebuah realita, janji ataupun kerabat. Cinta memang seharusnya egois untuk memiliki dan menjadi terdakwa untuk dipilih. Mungkin sulit untuk menyatakan sekedar kata "cinta", tapi itulah yang harus kita lakukan untuk mendapatkan keegoisan kita dalam cinta.
Dadaku kembali terhenyak dalam memori jangka panjangku, sekitar 2 lewat tahun yang lalu, saat novel ini pertama kali aku pinjam darinya dan kubaca lembar demi lembar, seolah novel ini melecutkanku untuk terus mengejar cinta yang tulus kita rasakan. Rindu yang kurasakan saat itu dan saat ini mungkin tidak sama, tapi objeknya masih tetap sama, yaitu dirimu. Dirimulah objek terindah yang kujadikan alasan untuk setiap hasrat, engkau adalah Kugy dalam kisah Perahu Kertasku, dirimulah Putri Angsa dalam dongeng cinta kita.
Tak banyak yang mampu kuceritan sekarang, tapi lebih dari rangkaian kata ini yang kupunya hanya ribuan kata rindu, yang mungkin tak bisa kutuliskan semuanya pada tempat ini. Bukan karena aku tak tulus, tapi ijinkan aku menikmati terombang-ambing oleh ombak rindu dari cinta yang tak bertepi ini.
Seperti sebait lagu yang bernada fales, yang tercipta untukmu:
tak ada rasa untukku menjauh
dari indahnya parasmu
tak mampu untukku menghindarimu
melihat manisnya senyummu
aku mencintaimu
aku menyayangimu
selalu..
__________________________ (senyum - senyum sendiri)
Pagi ini aku terbangun oleh bunyi handphoneku yang berdering, dari bunyinya aku tahu, siapa gerangan orang yang menelponku pagi ini.
Aku tidak langsung memencet tombol berwarna hijau di handphoneku, kukumpulkan nyawaku untuk menyapa dia dengan penuh semangat pagi ini. "semangat pagi sayangkuuu" dengan manja kuuangkapkan kata itu, serasa semua gunung es kerinduan ini luluh lantah, mendengar suaranya menjawab sapaanku.
***
Iya, rindu ini tersa begitu menyesak, mungkin benar ia saat ini tidak berada di kota yang sama denganku, tapi hal yang menambah kerinduanku pada sosoknya adalah kisah cinta Keenan dan Kugy dalam novel terbaik karya Dewi "Dee" Lestari, Perahu Kertas.
Cinta begitu susah ditebak, terkadang ia mempertemukan kita dengan orang yang salah tapi serasa ia adalah orang yang benar. Terkadang juga, cinta mempertemukan kita dengan orang yang benar disaat kita sedang bersama orang yang salah. Tapi sangat bahagia rasanya, jika kehampaan kita diisi oleh orang yang benar disaat tak ada orang yang salah atau momen yang salah.
Kisah Keenan dan Kugy yang diciptakan Dee, membuatku merasa jengah setiap momen yang tercipta menharuskan cinta mengalah demi sebuah realita, janji ataupun kerabat. Cinta memang seharusnya egois untuk memiliki dan menjadi terdakwa untuk dipilih. Mungkin sulit untuk menyatakan sekedar kata "cinta", tapi itulah yang harus kita lakukan untuk mendapatkan keegoisan kita dalam cinta.
Dadaku kembali terhenyak dalam memori jangka panjangku, sekitar 2 lewat tahun yang lalu, saat novel ini pertama kali aku pinjam darinya dan kubaca lembar demi lembar, seolah novel ini melecutkanku untuk terus mengejar cinta yang tulus kita rasakan. Rindu yang kurasakan saat itu dan saat ini mungkin tidak sama, tapi objeknya masih tetap sama, yaitu dirimu. Dirimulah objek terindah yang kujadikan alasan untuk setiap hasrat, engkau adalah Kugy dalam kisah Perahu Kertasku, dirimulah Putri Angsa dalam dongeng cinta kita.
Tak banyak yang mampu kuceritan sekarang, tapi lebih dari rangkaian kata ini yang kupunya hanya ribuan kata rindu, yang mungkin tak bisa kutuliskan semuanya pada tempat ini. Bukan karena aku tak tulus, tapi ijinkan aku menikmati terombang-ambing oleh ombak rindu dari cinta yang tak bertepi ini.
Seperti sebait lagu yang bernada fales, yang tercipta untukmu:
tak ada rasa untukku menjauh
dari indahnya parasmu
tak mampu untukku menghindarimu
melihat manisnya senyummu
aku mencintaimu
aku menyayangimu
selalu..
Rabu, 06 Juni 2012
Karies Dentis
Karies dentis adalah lubang yang
terjadi secara patologis pada gigi. Lubang yang terjadi karena efek pengikisan
dari email-dentin-pulpa, yang terjadi secara kronis dari proses atrisi, abrasi
ataupun demineralisasi pada gigi.
Terdapat tiga teori mengenai terjadinya karies,
yaitu teori asidogenik (teori kemoparasiter Miller), teori proteolitik, dan
teori proteolisis kelasi.
- Teori Asidogenik Miller (1882) menyatakan bahwa kerusakan gigi adalah adalah proses kemoparasiter yang terdiri atas dua tahap, yaitu dekalsifikasi email sehingga terjadi kerusakan total email dan dekalsifikasi dentin pada tahap awal diikuti oleh pelarutan residunya yang telah melunak. Asam yang dihasilkan oleh bakteri asidogenik dalam proses fermentasi karbohidrat dapat mendekalsifikasi dentin, menurut teori ini, karbohidrat, mikroorganisme, asam, dan plak gigi berperan dalam proses pembentukan karies.
- Teori
Proteolitik Gottlieb (1944) mempostulasikan bahwa karies merupakan suatu
prose proteolisis bahan-bahan organik dalam jaringan keras gigi oleh
produk bakteri. Dalam teori ini dikatakan mikroorganisme menginvasi jalan
organik seperti lamela email dan sarung batang email (enamel rod sheath),
serta merusak bagian-bagian organik ini. Proteolisis juga disertai
pembentukan asam. Pigmentasi kuning merupakan ciri karies yang disebabkan
produksi pigmen oleh bakteri proteolitik. Teori proteolitik ini
menjelaskan terjadinya karies dentin dengan email yang masih baik. Manley
dan Hardwick (1951) menggabungkan teori proteolitik dan teori asidogenik .
Menurut mereka teori-teori tersebut dapat berjalan sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Teori ini menyatakan bahwa bakteri-bakteri dapat membentuk asam dari substrat karbohidrat, dan bakteri tertentu dapat merusak protein jika tidak ada karbohidrat, karena itu terdapat dua tipe lesi karies. Pada tipe I, bakteri menginvasi lamela email, menyerang email dan dentin sebelum tampak adanya gejala klinis karies. Tipe II, tidak ada lamela email, hanya terdapat perubahan pada email sebelum terjadi invasi mikroorganisme. Perubahan email ini terjadi akibat dekalsifikasi email oleh asam yang dibentuk oleh bakteri dalam plak gigi diatas email. Lesi awal ini disebut juga calky aanamel. - Teori Proteolisis Kelasi Teori ini diformulasikan oleh Schatz (1955). Kelasi adalah suatu pembentukan kompleks logam melalui ikatan kovalen koordinat yang menghasilkan suatu kelat. Teori ini menyatakan bahwa serangan bakteri pada email dimulai oleh mikroorganisme yang keratinolitik dan terdiri atas perusakan protein serta komponen organik email lainnya, terutama keratin. Ini menyebabkan pembentukan zat-zat yang dapat membentuk kelat dan larut dengan komponen mineral gigi sehingga terjadi dekalsifikasi email pada pH netral atau basa.
Klasifikasi dan Manifestasi klinis
Menurut kedalamannya karies dentis dibagi menjadi:
- Karies fissure: Proses awal dari terjadinya karies yang lebih lanjut. Pasien tidak mengeluh adanya keluhan rasa nyeri atau sakit pada gigi. Sering ditemukan saat pasien dating ke dokter gigi. Ditandai dengan hitam pada permukaan gigi yang berjalan sesuai fissure gigi. Pada saat pemeriksaan dengan menggunakan sonde dan perkusi tidak ada keluhan. Diterapi dengan pro-konservasi.
![]() |
|
- Karies Superficialis yaitu karies yang hanya mengenai bagian email gigi saja. Pasien tidak mengeluh adanya rasa ngilu ataupun sakit, namun ketika dilakukan pemeriksaan menggunakan sonde, tidak ditemukan rasa sakit pada pasien tetapi sonde tersangkut pada lubang. Diterapi dengan pro-konservasi. (contoh gambar 2)
- Karies Media yaitu karies yang mengenai 2/3 tebal dentin. Pasien tidak mengeluh sakit gigi, namun memberi keluhan berupa ngilu saat minum air panas/dingin, ataupun ngilu saat terkena angin. Ketika dilakukan pemeriksaan menggunakan sonde pasien merasa ngilu yang tajam, dan saat menggunakan ekskavator pada bagian lubang gigi tersebut masih terasa keras, karena masih ada lapisan dentin. Diterapi dengan pro-konservasi. (gambar 3)
- Karies Profunda adalah karies yang sudah melewati 2/3 tebal dentin dan sudah mengenai atau mendekati pulpa (gambar 4). Jika karies telah mencapai pulpa maka pasien mengeluh rasa sakit yang spontan dan berdenyut, hal ini terjadi karena iritasi pulpa yang berisi saraf. Karies profunda sendiri dibagi lagi menjadi 2 yaitu:
- Karies Profunda Pulpa Tertutup yaitu karies yang sudah mendekati pulpa, namun masih ada lapisan tipis dentin yang menutup pulpa. Jika lapisan dentin terbuka/pecah yang terjadi secara spontan atau akibat tindakan pemeriksa maka dapat mengeluarkan darah yang berasal dari pulpa. Pasien mengeluh rasa ngilu saat makan atau minum yang dingin atau panas. Saat dilakukan pemeriksaan dengan sonde ditemui rasa ngilu yang tajam dan dengan penggunaan ekskavator terasa lunak. Biasa didiagnosa deng hyperemia profunda dan diterapi dengan pro-konservasi.
- Karies Profunda Pulpa Terbuka. Tidak ada lagi dentin yang melapisi pulpa. Akibat hubungan langsung antara pulpa dengan bagian luar menyebabkan pulpa lebih rentan terinfeksi. Karies profunda pulpa terbuka juga dibagi lagi menjadi:
·
Vital:
Pasien akan mengeluh rasa
sakit spontan dan berdenyut yang hebat bahkan sampai mengganggu aktivitas. Pulpa
masih hidup dan masih keluar darah. Pemeriksaan dengan sonde ditemui rasa
sakit. Didiagnosa dengan pulpitis. Diterapi dengan pro-konservasi.
·
Non Vital:
Pasien tidak mengeluh ada rasa sakit ataupun
ngilu. Pulpa telah mati, sehingga ketika disondepun tak ada rasa sakit lagi.
Pada pemeriksaan juga tampak warna kehitaman pada gigi. Didiagnosa dengan gangrene
pulpa dan diterapi dengan pro-eksodonti.
Kamis, 12 Januari 2012
Wibawa dan Kemanusiaan ? ?
Wibawa dan kemanusian.
Dua hal yang kupelajari dan kurenungkan hari ini.
Apakah kedua hal ini bertolak belakang? atao saling melengkapi? yang ku tau hari ini seorang teman mengajarkanku untuk sedikit melupakan kemanusiaan demi sebuah wibawa.
Wibawa adalah sebuah citra yang dibentuk dari sikap dan tutur kata kita, tapi wibawa hanya sebuah kulit yang mampu lekang, sedangkan kemanusiaan adalah isi dari kulit tersebut, yang merupakan inti dari sikap dan bukan kepura-puraan.
Seperti seorang raja yang mau turun ke jalanan menyapa rakyat jelata, apakah ia akan kehilangan kewibawaannya? Apakah setelah itu ia akan mengalami penurunan kasta?
Jika hidup dalam wibawa membuat kita tidak bebas, dimana letak kebijaksanaan dari kata wibawa tersebut?? Dimana letak kemanusiaan dari sang wibawa??
Entahlah..yang kutau, kemanusiaan lah lebih utama dari wibawa, dan aku lebih memilih hidup dalam jiwa kemanusiaan daripada terkekang dalam aturan-aturan kewibawaan.
Dua hal yang kupelajari dan kurenungkan hari ini.
Apakah kedua hal ini bertolak belakang? atao saling melengkapi? yang ku tau hari ini seorang teman mengajarkanku untuk sedikit melupakan kemanusiaan demi sebuah wibawa.
Wibawa adalah sebuah citra yang dibentuk dari sikap dan tutur kata kita, tapi wibawa hanya sebuah kulit yang mampu lekang, sedangkan kemanusiaan adalah isi dari kulit tersebut, yang merupakan inti dari sikap dan bukan kepura-puraan.
Seperti seorang raja yang mau turun ke jalanan menyapa rakyat jelata, apakah ia akan kehilangan kewibawaannya? Apakah setelah itu ia akan mengalami penurunan kasta?
Jika hidup dalam wibawa membuat kita tidak bebas, dimana letak kebijaksanaan dari kata wibawa tersebut?? Dimana letak kemanusiaan dari sang wibawa??
Entahlah..yang kutau, kemanusiaan lah lebih utama dari wibawa, dan aku lebih memilih hidup dalam jiwa kemanusiaan daripada terkekang dalam aturan-aturan kewibawaan.
Sabtu, 31 Desember 2011
beri aku waktu untuk bermetamorfosis!
saat setiap garis arloji menjadi saksi yang fantastis
waktu menjadi basis dari semua aksi yang begitu hedois..
detik berjalan dengan sangat arif dan bijaksana
tanpa lelah memacu inci menjadi dinamis!
tak ada yang statis dalam waktu, dalam detik..
ingin ku bermetamorfosis,
dalam jalinan detik kehidupanku..
mengais mimpi dan mengukir hidupku..
seperti kupu-kupu kecil di atas dahan rumput liar,
telah lepas dari kurungan alam
Minggu, 18 Desember 2011
Cahaya Dalam Kegelapanku..
Semua hari terasa indah dengan berkat Tuhan, namun pasti ada hari-hari spesial yang membuat kita terkenang akan kenangan manis dalam hidup kita. Seperti hari ini, adalah hari indah yang pernah kurasakan bersamanya. Hari ini adalah langkah awal dari hubungan yang terjalin selama ini. Dan hari ini masih tetap sama, dirinya masih tetap merupakan cahaya dalam kegelapanku, seperti cerpen yang pernah kutulis untuknya..
Malam itu kusempatkan diriku menyaksikan keajaiban malam. Saat seluruh penat telah bercampur dengan suntuknya kehidupan, aku ingin mencari sesuatu yang dapat merubah kembali diriku menjadi seperti sebelumnya.
Sebelumnya tak ada yang memperdulikanku, kecuali ibuku. Aku hanya seorang anak laki-laki paruh baya, yang mederita buta senja atau niktalopia. Ketika berumur 17 tahun aku mengalami kecelakaan yang berakibat kerusakan pada saraf mataku. ”Kecelakaan yang dialaminya telah menyebabkan atrofi papil yang berat pada kedua matanya” begitu kata dokter yang kudengar, ketika ia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada diriku kepada ibu. Mulai dari saat itu, aku hidup dalam kegelapanku di setiap malam.
Ibu, adalah sosok tumpuan dalam hidupku. Semenjak aku kecil ia adalah pahlawan bagiku. Sedangkan ayah, aku tak pernah mengenalnya. Ibu begitu sabar merawatku, merawat seorang anak yang buta senja. Aku tak dapat membayangkan betapa berat kehidupannya.
”Ibu, ceritakan apa yang terjadi di langit malam ini?”
”seperti biasanya, hanya saja kali ini bulan begitu indah. Ini malam bulan purnama”jawab ibu.
Selama ini setiap malam aku hanya hidup dalam fantasi kegelapanku. Aku membayangkan apa yang terjadi ataupun yang mungkin akan terjadi. Aku melukis sendiri kehidupan di atas kertas hitam penglihatan malamku. Betapa semuanya harus terjadi seperti biasanya. Dan di semua lukisan itu, aku sangat terpesona dengan bulan.
Aku merasa menjadi sama dengan gelapnya malam. Hampa tanpa hiruk pikuk sejuta asa umat manusia yang berjuang demi kehidupan. Di setiap malam aku hanya duduk terdiam melamunkan kegelapan sambil mendengar suara jangkrik yang meriuh. Dan ketika kegelapan telah menjadi bagian kehidupanku, datanglah bulan yang menghiasi kertas hitam penglihatanku.
Bulat dan terang. Sangat sederhana, sesederhana secercah cahaya darinya yang hadir dalam kegelapanku. Aku merasa begitu dekat dengan bulan di setiap malamnya. Cahayanya begitu menghangatkanku, meskipun dia tak ada di sampingku. Di setiap malam aku menatapnya, meskipun aku tak mampu melihatnya. Seperti dua orang buta dan bisu yang berkomunikasi. Tak pernah saling berpandangan ataupun sekedar mengobrol, membicarakan apa yang terjadi di pagi hari ini. Tapi kami begitu akrab, kurasakan dia tersenyum kepadaku, setiap kali ku mulai untuk memperhatikannya. Pernah ingin ku menggapainya, tapi mungkin itu sebuah fatamorgana meskipun pernah ada orang yang telah menginjakan kakinya di bulan. Dan mungkinkah seorang buta senja ini mampu melakukan hal yang sama?!tegur aku bila itu sebuah harapan semu.
Malampun berlalu seiring rotasi bumi pada porosnya. Dan itu terjadi setiap harinya. Gelap telah berubah menjadi terang, pagi telah merebut malam. Sedangkan aku mulai terlepas dari dunia yang gelap. Ku jalani hariku seperti biasanya, layaknya orang normal lainnya. Tak ada bedanya. Namun ini bukanlah kehidupan yang kuinginkan. Bukan karena kerasnya perjuangan hidup yang harus kulalui, melainkan tak hadirnya sebuah kenyataan dari bayang semu kehidupan malamku. Aku tak melihat bulan di cerahnya hari ini. Walaupun kami berada dalam sebuah dimensi waktu dan ruang yang sama, tapi aku tak pernah melihat atau sekedar tegur sapa dengannya. Dan setiap ini terjadi, aku ingin cepat-cepat kembali dalam dunia kegelapanku. Dimana aku dapat merasa begitu dekat di sisinya.
Sabtu, 17 Desember 2011
Patofisiologi Ikterus
Ikterus adalah suatu akumulasi abnormal pigmen bilirubin dalam darah yang menyebabkan urin berwarna gelap, warna tinja menjadi pucat dan perubahan warna kulit menjadi kekuningan. Ikterus paling mudah dilihat pada sklera mata karena elastin pada sklera mengikat bilirubin. Ikterus dapat terlihat bila kadar bilirubin plasma mencapai 2,5mg% atau lebih.
Ikterus harus dibedakan dengan karotenemia yaitu warna kulit kekuningan yang disebabkan asupan berlebihan buah-buahan berwarna kuning yang mengandungpigmen lipokrom, misalnya wortel, pepaya dan jeruk. Pada karotenemia warna kuning terutama tampa pada telapak tangan dan kaki disamping kulit lainnya. Sklera pada karotenemia tidak kuning.
Sumber Bilirubin
Sebanyak 80-85% bilirubin berasal dari hemolisis eritrosit tua. Hemoglobin yang berasal dari hemolisis eritrosit oleh makrofag di dalam limpa, hati dan RES lainnya mengalami pemecahan menjadi heme dan globin. Melalui proses oksidasi, komponen globin mengalami degradasi menjadi asam amino dan digunakan untuk pembentukan protein lainnya. Sedangkan unsur heme selanjutnya oleh heme-oksigenase, teroksidasi menjadi biliverdin dengan melepaskan zat besi dan karbonmonoksida. Biliverdin reduktase akan mereduksi biliverdin menjadi bilirubin tidak terkonjugasi.
Sisanya bilirubin dapat pula berasal dari hemoprotein lain seperti mioglobin dan sitokrom.
Bilirubin dibagi dua jenis, yaitu bilirubin tidak terkonjugasi dan bilirubin terkonjugasi. Bilirubin tidak terkonjugasi (indirek) adalah suatu zat lipofilik, larut dalam lemak, hampir tidak larut dalam air sehingga tidak dapat dikeluarkan dalam urin melalui ginjal. Karena sifat lipofiliknya maka dalam darah bilirubin ini berikatan dengan albumin, sehingga dapat larut dalam darah. Sedangkan Bilirubin terkonjugasi (direk)bersifat hidrofilik sehingga dapat larut dalam air, dapat pula dikeluarkan melalui ginjal, namun dalam keadaan normal tidak dapat dideteksi dalam urin.
Metabolisme Bilirubin
Dalam keadaan normal bilirubin dibersihkan dengan cepat dan efisien dari peredaran darah oleh sel-sel hati. Bilirubin tidak terkonjugasi secara bertahap berdifusi ke dalam sel hati (hepatosit). Dalam hepatosit, bilirubin tidak terkonjugasi, dikonjugasi dengan asam glukuronat dengan bantuan enzim UDP glukuronil transferase untuk membentuk monoglukuronida dan kemudian menjadi diglukuronida (bilirubin terkonjugasi). Konjugasi harus dilakukan supaya bilirubin dapat diekskresi melalu membran kanalikular ke dalam empedu.
Sesudah dilepas ke dalam saluran cerna bilirubi terkonjugasi diaktifasi oleh enzim bakteri dalam usus, sebagian menjadi komponen urobilinogen yang akan keluar dalam tinja (sterkobilin), atau diserap kembali dari saluran cerna, dibawa ke hati dan dikeluarkan kembali ke dalam empedu. Urobilinogen dapat larut dalam air, oleh karena itu sebagian dikeluarkan melalui ginjal.
Patofisiologi Ikterus
Ikterus terjadi karena adanya hiperbilirubinemia, yaitu keadaan dimana konsentrasi bilirubin dalam darah sangat tinggi yang dapat disebabkan peningkatan kadar bilirubin tidak terkonjugasi atau peningkatan bilirubin terkonjugasi ataupun keduannya. Hiperbilirubinemia dan ikterus dapat timbul sebagai hasil dari produksi bilirubin yang meningkat, penurunan kecepatan penyerapan bilirubin oleh sel hati, gangguan konjugasi bilirubin dan gangguan ekskresi bilirubin terkonjugasi.
1. Over produksi. Peningkatan jumlah hemoglobin yang dilepas dari sel darah merah yang sudah tua atau yang mengalami hemolisis akan meningkatkan produksi bilirubin. Penghancuran eritrosit yang menimbulkan hiperbilirubinemia paling sering akibat hemolisis intravaskular (kelainan autoimun, mikroangiopati atau hemoglobinopati) atau akibat resorbsi hematom yang besar. Ikterus yang timbul sering disebut ikterus hemolitik. Konjugasi dan transfer bilirubin berlangsung normal, tetapi suplai bilirubin tak terkonjugasi melampaui kemampuan sel hati. Pada keadaan ini peningkatan terjadi pada bilirubin tidak terkonjugasi dalam plasma. sebagai usaha tubuh untuk mengurangi kadar bilirubin tidak terkonjugasi ini, penyerapan ke dalam sel hati, begitu pula ekskresi bilirubin oleh sel hati meningkat. Hal ini mengakibatkan pembentukkan urobilinogen meningkat sehingga peningkatan ekskresi dalam urine feces (warna gelap). Beberapa penyebab ikterus hemolitik : Hemoglobin abnormal (cickle sel anemia hemoglobin), Kelainan eritrosit (sferositosis heriditer), Antibodi serum (Rh. Inkompatibilitas transfusi), Obat-obatan.
2. Penurunan kecepatan penyerapan bilirubin oleh sel hati. Pengambilan bilirubin tak terkonjugasi dilakukan dengan memisahkannya dari albumin dan berikatan dengan protein penerima. Pada keadaan ini kadar bilirubin tidak terkonjugasi dalam plasma meningkat tetapi tidak terjadi peningkatan kadar urobilinogen dalam urin. Beberapa kelainan genetik seperti sindrom Gilbert dan berbagai jenis obat-obatan seperti asam flavaspidat, novobiosin dapat mempengaruhi uptake ini.
3. Gangguan konjugasi bilirubin. Terjadi gangguan konjugasi bilirubin sehingga terjadi peningkatan bilirubin tak terkonjugasi. Hal ini disebabkan karena defisiensi enzim glukoronil transferase. Apabila enzim glukoronil transferase sama sekali tidak terdapat, maka konsentrasi bilirubin tidak terkonjugasi dalam darah akan sangat tinggi. Selanjutnya karena bilirubin terkonjugasi tidak terbentuk, maka tidak terdapat bilirubin terkonjugasi dalam empedu. Empedu menjadi tidak berwarna, tinja berwarna pucat, tidak terdapat urobilinogen dalam urin. Terjadi pada: Sindroma Crigler Najjar I, Sindroma Crigler Najjar II.
4. Gangguan eksresi bilirubin ke dalam empedu (akibat disfungsi intrahepatik atau obstruksi mekanik ekstrahepatik). Gangguan ekskresi bilirubin dapat disebabkan oleh kelainan intrahepatik dan ekstrahepatik, tergantung ekskresi bilirubin terkonjugasi oleh hepatosit akan menimbulkan masuknya kembali bilirubin terkonjigasi ke dalam sirkulasi sistemik sehingga timbul hiperbilirubinemia. Bilirubin terkonjugasi larut dalam air dan akan dikeluarkan ke dalam urin sehingga urin akan berwarna gelap. Sebaliknya tinja berwarna pucat dan kadar urobilinogen dalam urin menurun. Kelainan hepatoseluler dapat berkaitan dengan: reaksi obat, hepatitis alkoholik serta perlemakan hati oleh alkohol. Ikterus pada trimester terakhir kehamilan hepatitis virus, sindroma Dubin Johnson dan Rotor, Ikterus pasca bedah. Obstruksi saluran bilier ekstrahepatik akan menimbulkan hiperbilirubinemia terkonjugasi yang disertai bilirubinuria. Obstruksi saluran bilier ekstrahepatik dapat total maupun parsial. Obstruksi total dapat disertai tinja yang alkoholik. Penyebab tersering obstruksi bilier ekstrahepatik adalah: sumbatan batu empedu pada ujung bawah ductus koledokus, karsinoma kaput pancreas, karsinoma ampula vateri, striktura pasca peradangan atau operasi.
Ditinjau dari sudut terjadinya, ikterus dapat dibagi menjadi 2 golongan besar: Ikterus patologik yang dapat terjadi pada anak dan dewasa, dan dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti ketidak sesuaian golongan darah, kelainan genetik, hepatitis, sirosis hati, sumbatan empedu, infeksi atau obat-obatan, dan ikterus neonatorum. Keadaan ikterus yang secara fisiologis terjadi pada saat bayi baru dilahirkan.
Patofisiologik ikterus neonatorum
Pada periode neonatal, metabolisme bilirubin berada pada transisi dari masa fetus, dimana pengeluaran bilirubin tidak terkonjugasi yang larut dalam lemak, terjadi melalui plasenta.
Jaringan hati pada masa tersebut belum sempurna sehingga penyerapan dan konjugasi bilirubin oleh sel hati berjalan lebih lambat, sedangkan jumlah bilirubin mungkin lebih banyak, karena umur sel darah merah masa fetus lebih pendek dari pada sel darah merah normal. Akibatnya kdar bilirubin tidak terkonjugasi dalam olasma biasanya lebih tinggi pada bayi baru lahir. Sejumlah bilirubin terkonjugasi yang dikeluarkan dalam empedu dan dihidrolisa kembali menjadi bilirubin tidak terkonjugasi, tidak dapat diubah menjadi urobilinogen, karena pada bayi baru lahir tidak terdapat kuman dalam saluran cerna.
Ikterus fisiologik tidak terjadi pada 24 jam sesudah lahir karena dibutuhkan waktu untuk pengumpulan bilirubin, biasanya terjadi setelah 2-4 hari setelah lahir dan akan menurun perlahan. Ikterus yang timbul setelah 24 jam kelahiran kemungkinan disebabkan faktor ketidak sesuaian darah (faktor Rhesus/ABO).
Akibat ikterus
Bilirubin terkonjugasi karena larut dalam air tidak masuk ke jaringan otak dan dapat dikeluarkan melalui urin. Bilirubin tidak terkonjugasi dapat memasuki jaringan saraf. Bilirubin jarang bersifat toksik untuk orang dewasa, tetapi sangat toksik untuk bayi baru lahir. Hal ini disebabkan karena pada bayi baru lahir bilirubin lebih mudah memasuki jaringan otak, kemungkinan karena belum sempurnanya blood brain barrier. Dan jaringan otak bayi baru lahir belum sepenuhnya berkembang sehingga mudah rusak oleh bilirubin.
Kamis, 15 Desember 2011
Biopathy
Hari sudah siang, tapi demi tuntutan ilmu pengetahuan, perubahan jadwal kuliah oleh seorang dokter haruslah kami terima. Jam setengah dua, saat mata, perut, otak dan semangat sudah tak terkontrol, aku harus tetap hadir walaupun hanya untuk menandatangani absen. Hari ini seorang dosen yang lebih sering di sebut dokter minimalis memberi kuliah sesuai spesialisasinya. Saat memasuki ruangan tak sedikitpun terlihat wajah lemasnya, padahal para mahasiswanya sudah pada setengah hidup!
Dokter minimalis yang memiliki rambut yang minim, pigmen yang minim, mata yang minim, dan suara yang minim namun pengetahuan dan penghasilan yang maksimal ini mulai memberi kuliah tanpa peduli keadaanku. Tak ada humor yang kadang sering diberi dosen lain, saat harus masuk di siang hari, agar para mahasiswa tidak ngantuk. Dokter minimalis mempunyai tipe yang lebih kalem daripada berusaha membuat suasana lebih ceria. Kadang dia berusaha menghidupkan suasana dengan pengetahuannya yang membuat kami penasaran. Keadaan ini membuat aku harus mencari hiburan sendiri.
Tak ada yang bisa ku ganggu, tak ada yang bisa kutertawain, dan pastinya tak ada sedikitpun kuliah ini yang nyangkut di otakku. Aku hanya berharap slide kuliah ini di rumah akan kubaca. Walaupun harapan itu terkadang tak terjadi dan hanya menjadi sebuah harapan semu.
Lama tak mendapat objek penelitian, akhirnya mataku tertuju pada seorang mahasiswa teman satu stambukku yang duduk di deret sebelah kananku, dan dia sekitar empat kursi di depanku. Tangan kanannya berpangku pada kursi di depannya dan kepalanya bersandar pada tangan kanannya tersebut. Terlihat dia begitu mengantuk, kayak tak ada semangat hidup lagi. Kurang lebih sama dengan semua mahasiswa yang ada dalam ruangan pada siang itu. Namun yang membedakan adalah tangan kiri sang kawan yang sebelumnya di letakkan pada paha kirinya menjalar ke bawah menuju ke selangkangan, lalu tiba di sebuah stasiun internasional yang seharusnya masih tutup pada jam segitu. Kemudian tangannya seolah melakukan gerakan naik turun, hematku sepertinya dia sedang menggaruk!!! Dia menggaruk “anunya”!!! Oohhh.....NO!!
Teman yang sepertinya lebih baik kita panggil “biopathy”. Kenapa disebut demikian? Karena arti kata bio- adalah kehidupan/hidup/makhluk hidup sedangkan –pathy berasal dari kata idiopathyc adalah penyakit/kelainan yang belum jelas penyebabnya, maka biopathy adalah makhluk hidup yang tak jelas!!
Biopathy sebenarnya mahasiswa teladan di kampus, selalu datang memakai celana kain, baju selalu dimasukan ke dalam celana dalam, selalu membawa tas laptop yang tak jelas apa isinya. Pernah tersiar kabar dari seorang mahasiswi yang penasaran apa isi tas si biopathy, ternyata selain laptop, terdapat buku, pulpen, pensil, gelas, piring, baju, tang, obeng, celana dalam, sabun, obat nyamuk, bantal, kasur, sarung, jam dinding, dan sebuah benda aneh yang hanya sebesar roti tawar terbungkus dan benda ini dapat menyerap darah dengan cepat.
Kebiasaan aneh biopathy ini pun menjadi bahan leluconku dan teman-teman. Setiap jumat kurikulum mengharuskan kami mengadakan sebuah diskusi besar tentang sebuah kasus dengan seorang narasumber, kegiatan ini kami sebut pleno. Dan saat pleno ini, kedua kelas di stambukku akan digabung, maka ini adalah kesempatan untuk bertemu biopathy.
Kami duduk saling berhadap-hadapan, dan dia duduk tepat di arah jam 10ku. Dan ini adalah posisi yang paling tepat untuk memata-matai si biopathy.
Ini tidak kuanjurkan untuk para junior, karena kerjaku dan teman-teman lainnya hanya fokus pada biopathy bukan pada slide-slide yang telah susah payah dikerjakan oleh kelompok yang terpilih menjadi presentator siang itu. Sudah 30 menit berselang, tapi tak ada tanda-tanda aneh pada biopathy.
1jam sudah berlalu. Belum ada pergerakan. Kawanku sudah mulai pada putus asa. Tapi, demi sebuah hiburan tingkat tinggi aku tak ingin menyerah. Beberapa menit berikutnya terlihat tanda-tanda aneh itu datang. Tangan kiri yang tadinya di atas meja kursi mulai turun ke bawah menuju paha. Lalu dia sedikit menundukan kepala, seolah menjadi tanda akan terjadinya sesuatu. Tangan kirinya mulai di tarik mundur, dan saat ini telapak tangan tepat berada di selangkangan..Ow ow ouw...dia melakukannya lagi sodara-sodara. Kuperhatikan mereka yang berada tepat di depannya menjadi illfeel dengan aksi si biopathy. Hahahaha...entah alasan apa yang bisa menjelaskan hal itu begitu menghibur dan sangat menjijikan!
Selasa, 13 Desember 2011
Kasus Demensia Alzheimer Nunun
Beberapa hari ini kita menyaksikan gejala baru dalam dunia perpolitikkan. Politik telah bagaikan penyakit kanker yang mampu menginfiltrasi segala jenis ilmu yang sebenarnya bukan kompetensinya. Atau sebaliknya tanpa hendak menjelekkan profesionalitas dokter di Indonesia, mungkin segala ilmu telah terpengaruh ilmu politik. Itulah yang kita saksikan dalam kasus tersangka kasus cek pelawat, Nunun Nurbaeti.
Menurut dokter pribadi Nunun, Andreas Harry, dirinya didatangi oleh Nunun pada tahun 2006. Saat itu keluhan yang dirasakan Nunun yakni gangguan vertigo migrain neuropathic. Lalu di tahun 2009, Nunun sempat mengalami stroke dan lumpuh pada bagian tubuh sebelah kirinya, karena tidak berfungsinya otak sebelah kanan.
Andreas menambahkan, pascastroke Nunun mengalami sindrom amnestik. Dan setelah dilakukan diagnosa, Nunun menderita mild dimensia alzheimer karena adanya gangguan pada memori otaknya, serta emosional behavior.(Sumber:Metrotvnews.com)
Kasus ini semakin rumit ketika para politikus malah mempolitisasi diagnosa Nunun. Agak mengganjal memang, namun ketika politik berusaha mempolitisasi dunia kedokteran maka diagnosa yang menjadi hak dokter sebagai ahli menjadi kaku dan penuh tekanan sesuai keinginan politik. Bahkan salah seorang politikus berkomentar bahwa bahwa Nunun tidak seperti orang sakit, karena bisa jalan-jalan. Komentar ini sederhana namun karena keluar dari mulut politisi maka dapat mempengaruhi publik. Sebenarnya ini adalah suatu bentuk ketidak mengertian tentang apa itu Demensia Alzheimer. Berikut akan coba saya urai secara singkat.
Demensia atau awamnya disebut pikun adalah sindrom (kumpulan gejala) mental organik yang ditandai dengan hilangnya kemampuan intelektual secara menyeluruh yang mencakup gangguan mengingat (memory loss), penilaian, dan pemikiran abstrak demikian juga dengan perubahan prilaku, tetapi tidak mencakup gangguan kesadaran. Dan tipe tersering dari demensia adalah demensia Alzheimer.
Penyakit Alzheimer merupakan gangguan neuropsikiatrik yang tidak dapat disembuhkan (irreversible dementia). Penyakit Alzheimer sering juga disebut dengan penyakit tua karena sangat erat kaitannya dengan usia, selain genetik dan faktor lingkungan.
Belum ada kesepakatan pasti untuk etiologi (penyebab) dan patogenesis dari penyakit Alzheimer, sehingga yang selama ini kita baca masih merupakan sebuah hipotesis para ahli. Namun secara patologi telah ditemukannya gambaran proses degeneratif yang dicirikan oleh hilangnya sel-sel di daerah tertentu di otak (misal, korteks serebri dan hipokampus). Pada tingkat mikroskopik yang menjadi ciri utama adalah plak amiloid yang dikelilingi oleh sel saraf berisi simpul-simpul neurofibrilar (filamen-heliks berpasangan yang terbentuk dari suatu bentuk protein mikrotubulus yang mengalami hiperfosforilasi, yaitu protei tau). Akumulasi plak amiloid ini pula yang menjadi dasar hipotesis patogenesis kaskade amiloid pada penyakit Alzheimer. Dalam hal ini Amiloid-Beta sebagai penyebab primer sedangkan simpul neurofibril serta perubahan vaskular merupakan penyebab sekunder.
Progresivitas dari penyakit Alzheimer sangat bervariasi tetapi pada umumnya berlangsung gradual, lambat akan tetapi pasti, 7 sampai 10 tahun. Semua fungsi otak, terutama fungsi berpikir akan terganggu, diantaranya fungsi bahasa, kemampuan motorik, judgment, berpikir secara abstrak, prilaku dan personality. Progrevitas dari perubahan ini terbalik dengan proses tumbuh kembang yang terjadi pada manusia normal.
Pada awalnya bayi belajar untuk menelan, kemudian akan mendapat keterampilan sosial seperti tersenyum dan mampu berhubungan dengan ibunya/pengasuhnya. Meskipun mereka belum mampu berjalan pada stadium ini mereka dapat bersuara dan kemudian mengulang kata-kata. Bilamana seorang bayi sudah mulai berjalan, mereka juga biasanya mulai berbicara meskipun tidak lancar. Pada tahap ini balita mulai mengontrol kadung kemih dan rektal-nya, seiring dengan waktu balita akan lebih lacar berjalan dan kemudian kontrol bladder dan bowelnya makin sempurna, kemampuan bahasa dan memorinya berkembang dan akhirnya muncullah kebijaksanaan (judgment).
Pada penderita Alzheimer terjadi kebalikan peristiwa diatas, gangguan jugdment dan memori dan berbahasa muncul pada stadium awal penyakit ini dengan fungsi motorik dan kontrol bowel dan bladder masih utuh. Kemudian terjadilah inkontinensia, tetapi penderita masih mampu berjalan. Kemudian mereka sering terjatuh dan bilamana penderita masih diberikan umur panjang, penderita Alzheimer akan tidak mampu berjalan dan kemudian mengalami kesulitan menelan. Penderita Alzheimer sering kali meninggal oleh karena aspirasi pneumonia.
Berikut ini adalah gejala penyakit alzheimer berdasarkan beberapa kategori, tahapan keluhan memori pada penyakit Alzheimer :
- Tanda Awal : lupa nama, sering membuat catatan
- Penyakit telah jelas : lupa wajah
- Tanda Akhir : hidup pada masa lampau dan tidak mengenal keluarga
Tahapan kelainan kemampuan berbahasa :
- Tanda awal : biasanya sulit untuk menemukan kata-kata, artikulasi kurang, kelancaran berbahasa berkurang
- Penyakit telah jelas : kesulitan memakai kata-kata dalam percakapan sehari-hari, sering mengulang kata, sering salah pengertian
- Tanda Akhir : menggerutu, bicara tidak berurutan.
Keluhan untuk mengerjakan tugas-tugas yang komplek (dispraksia) : - Tahap awal : kurang perhatian terhadap cara berpakaian, kesulitan dalam mengatur yang komplek
- Penyakit telas jelas : Berpakaian tidak benar, tidak dapat mengemudi
- Tanda Akhir :perlu bantuan untuk berpakaian dan mandi, tak mampu menggunakan garpu dengan baik pada saat makan
Keluhan Gangguan Kognitif Komplek lainnya pada penderita Alzheimer adalah kemampuan untuk mengenal objek dan wajah (agnosia dan prosopagnosia) sering hilang, dan ketidakmampuan untuk mengenali dirinya sendiri (auto prosopagnosia).
Dan untuk mendiagnosanya harus melalui berbagai pemeriksaan baik anamnesa,fisik dan penunjang seperti CT Scan dan EEG juga disertai pemeriksaan dengan menggunakan kuesioner. Jadi segampang itu seorang dokter dapat mendiagnosa penyakit Demensia Alzheimer.
Kembali lagi ke kasus Nunun. Adalah wajar bila seorang penderita demensia alzheimer (dalam kategori ringan) bisa berjalan-jalan, pergi berbelanja dan kelihatan sehat. Karena secara teoritis tidak adanya gangguan kesadaran pada penderita demensia alzheimer. Namun yang menjadi tanda tanya besar adalah Nunun ditangkap sendiri di Thailand, dan tidak mungkin seorang demensia alzheimer mampu pergi ke luar negeri sendiri melewati para petugas imigrasi di bandara, sementara dia seorang buronan interpol. Dengan kata lain, kalaupun benar Nunun menderita demensia alzheimer, berarti ada kekuatan besar di belakang Nunun yang selama ini menemani ia "pesiar" ke luar negeri. Siapa dia? atau siapa mereka?
Minggu, 11 Desember 2011
Helen Keller
Semalam, ketika mengikuti Ibadah Perayaan Natal NHKBP Padang Bulan ada sebuah kisah yang sangat inspiratif yang dipertunjukkan dalam sebuah video dokumenter, kisah tentang seorang yang tidak biasa dengan kisah hidup yang sangat luar biasa. dialah Helen Adams Keller.
Helen Keller terlahir normal, namun karena panas tinggi yang dideritanya saat usia 19 bulan, Helen akhirnya menjadi buta dan tuli. Helen tumbuh menjadi anak yang pemarah karena kegelapan dan kesunyian yang ia rasakan. Hingga akhirnya diusia 7 tahun ia mendapatkan seorang guru bernama Anne Sullivan, guru yang tekun dan penyabar. Sang guru mengajak Helen ke sebuah pompa air tua, lalu Helen diminta untuk merasakan air yang keluar dari pompa tersebut. Helen merasakan kesejukan di kedua telapak tangannya, mulai hari itu Helen belajar kata pertamanya dalam bahasa isyarat, yaitu kata W-A-T-E-R (A-I-R). Sejak saat itu Helen mengalami metamorfosis dari kehidupannya yang sebelumnya. Gadis kecil buta dan tuli itu tidak lagi ingin melihat dunia tapi ingin merasakannya dengan segala kemampuannya. Ia belajar bahasa Perancis, Jerman, Yunani dan Latin lewat Braille. Pada usia 20 tahun, ia kuliah di Radcliffe College, cabang Universitas Harvard khusus wanita. Annie menemani Hellen untuk membacakan buku pelajaran, huruf demi huruf lewat tangan Helen dalam huruf Braille. Hanya 4 tahun, Helen lulus dengan predikat magna cum laude.
Singkat cerita Helen menjadi wanita yang sangat berpengaruh saat masa hidupnya. Bahkan ia dijuluki sebagai Keajaiban Dunia yang Ke-8. Helen Keller telah berhasil bermetamorfosis dalam hidupnya. Hal itulah yang menurut saya paling penting dalam hidupnya. Ia mampu keluar dari dirinya yang dulu menjadi dirinya yang lebih baik. Dan pagi ini saya mendengar khotbah tentang metanoya, yang berarti perubahan atau pertobatan. Ada banyak contoh poses perubahan tapi tidak semuanya berubah menjadi baik. Ular mampu berganti kulit, tapi ia tetap menjadi ular, berbeda dengan ulat yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu yang disukai banyak orang. Helen Keller adalah contoh hidup metanoya dan sebuah saksi hidup dalam Tuhan tidak ada yang mustahil.
Rabu, 07 Desember 2011
Aslab Dadakan
Dari semua laboratorium yang kumasuki selama kuliah, lab. Anatomi memang menjadi lab terfavorit untukku. Karena lab ini membuatku tau apa yang ada di badanku, dan lab ini pula yang paling menantang menurutku, meskipun nilaiku untuk lab ini tidaklah sempurna.
Lab. Anatomi menjadi lab yang menyeramkan dan terkenal sulit, apalagi saat itu aslabnya seorang senior dengan kemampuan otak di atas rata-rata dan gak mau tau kami harus tau segala hal yang ia tau. Apalagi ketika ujiannya, kita langsung berhadapan dengan cadaver yang baru saja dimandikan formalin. Menyengat banget, buat semua yang telah kau pelajari hilang dari otakmu. Tapi, entah kenapa akhirnya aku dicalonkan oleh seorang senior, untuk menjadi penggantinya sebagai salah seorang aslab anatomi. Dan akhirnya dimulailah kisah aslab dadakan.
Stambuk 08, yang merupakan juniorku menjadi korban pertama seorang anak manusia yang polos dan sedang merintis karir dengan magang sebagai aslab. Pelajaran pertama yang harus ku ajarkan adalah anatomi sistem reproduksi.
Anatomi manusia menggunakan istilah-istilah bahasa latin, yunani atapun inggris, tapi ini bukan merupakan tantangan terberatku sebagai aslab dadakan, melainkan bagaimana aku harus melafalkannya! Untunglah beberapa istilah seperti dexter, sinister, crista, cerviks, tuberculum, linea terminalis, dll, dapat mereka mengerti dengan jelas. Namun ada juga kata-kata yang kuhindari untuk kujelaskan seperti rugae. Untung saja tugas pertama ini tidak begitu menyulitkanku, apalagi masih ada senior-senior aslab yang masih membantu dan para junior masih malu-malu bertanya, entah karena mereka sudah mengerti atau karena mereka yakin dengan kemampuanku yang tak mungkin bisa menjawab pertanyaan mereka. Tapi syukurlah..
Aslab dadakan kedua berlanjut, masih mengajarkan stambuk 08, kali ini membahas cardiovascular (jantung dan pembuluh darah). Kali ini tanpa ada senior. Hanya ada aku dan seorang teman stambuk yang mempunyai tugas yang sama denganku serta 2 orang senior setingkat diatasku yang juga menjadi aslab dadakan. Otomatis tugas menjadi semakin berat, dan kali ini ketika kulihat semua wajah junior seolah ada beribu pertanyaan dalam otak mereka. Let’s begin!!
Ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi untuk masuk lab.anatomi:
1. semua mahasiswa diwajibkan masuk tepat waktu dan memakai baju lab.
2. semua mahasiswa wajib membawa atlas anatomi (sobotta). Ini merupakan peraturan yang tidak pernah ku disiplinkan, karena sesungguhnya ku katakan kepada dunia, aku sendiripun belum punya sobotta. Hahahaha... dan aku mendirikan organisasi MIYABI BO!(mahasiswa/i yang belum beli sobotta!)
3. semua mahasiswa wajib menjawab respon ataupun kuis yang diberikan. Ini merupakan salah satu cara untuk membuat para junior menjadi takut, sehingga mereka biasanya setelah kuis menjadi murung sehingga merekapun enggan untuk bertanya aneh-aneh pada aslab. Hahahaha...
4. semua mahasiswa wajib mengerjakan tugas. Tugas di lab anatomi biasanya berupa menggambar anatomi organ-organ manusia, walaupun terlihat simpel tapi ini begitu menyesakkan diantara jadwal yang padat, makanya banyak cara untuk mengerjakan tugas ini yang menjadi trik setiap mahasiswa, salah satunya olehku, seperti bagi tugas dengan kawan, memakai karbon, bahkan yang paling elit menempahnya pada seorang pelukis. (ps: Bukan Untuk Ditiru!!)
Dan suatu ketika, dosen anatomi menghubungiku. Dia memintaku untuk membantunya menyusun soal di sabtu pagi yang seharusnya aku libur, karena hari itu para seniorku melaksanakan KPN(kuliah perbaikan nilai).
Jam 9 aku datang dengan semangat. Masuk ke lab, hanya ada seorang dosen, seorang laboran dan sebuah cadaver yang baru saja ”dimandikan”. Dan tanpa ada persiapan aku ditunjukkan kunci jawaban ujian hari itu, aku diminta memasang label nomer pada cadaver sesuai kunci jawaban. Ohh..my GOD..it’s scary job!!
10 menit pertama ku coba mengerti jawaban-jawaban ini, agar aku tak salah memasang lebel pada cadaver. Lalu ku ambil segala perkakas bedah, kupakai handskun, dan ku mulai memasang label-label soal. 15 menit berlalu, aku masih melamun di depan cadaver yang sudah mulai tak jelas lagi bagian-bagiannya. Seperti sebuah jawaban yang seharusnya lingula pulmonalis harus kucoret dan kuganti dengan jawaban lain karena pulmo sinister sudah terpotong jadi tak kelihatan lagi bagian itu.
Saat keadaan hening, hanya ada aku, sang dosen, dan cadaver. Tiba-tiba sang dosen menyapaku.”vid, kau sendiri dulu di sini yaa..mau ke toilet dulu aku..” dengan suara renta yang khas itu ia meminta sesuatu yang gak mungkin ku bantah. Gak mungkin kan aku bilang: dok boleh saya ikutan pipisnya?saya takut sendirian disini dok..saya belum mau mati dimakan cadaver dok (*sambil nangis dan berlutut). Bisa-bisa dokter itu menjawab: SIAPA YANG MAU PIPIS??AKU MAU BOKERRR TAUK!!
”ee..e..iya dok”dengan ragu ku menjawabnya.
Dan saat-saat paling mencekam dalam hidupku pun terjadi. 30 menit sendiri di ruang lab anatomi sambil berkecimpung di depan cadaver yang sudah tak berasa lagi ketika bagian tubuhnya harus kugunting sedikit untuk menggantungkan label-label soal. Semua indera yang kumiliki seolah 10x lipat lebih sensitif daripada sebelumnya. Setiap bunyi aneh membuatku waspada. Tiba-tiba sebuah derap langkah mendekat. Ku lihat ke arah jendela, namun tak kutemukan sosok apapun. Langkahnya makin dekat. Musik-musik horor mulai terdengar di otakku. Kupaksakan diriku tetap fokus pada cadaver di depanku. Sedangkan sang dosen tak kunjung tiba, aku tak tau toilet mana yang didatanginya, karena jika maksudnya toilet yang di dekat lab, maka dari tadi seharusnya dia sudah tiba. Langkah aneh tadi menghilang, kali ini aku menjadi sangat waspada. Tangan kiriku memegang label soal, tangan kanan memegang sebuah pisau bedah.
”SSTSTSTS..ndar, SMS kan jawabannya yaa”bisik seorang senior yang mengikuti KPN hari itu. Hhuuuft..aku yang tadinya begitu tegang menjadi agak tenang mengetahui ternyata itu langkah dari seorang seniorku.
Hhuuhhhhh...serem tapi mengasikan!!
Sabtu, 03 Desember 2011
Drawing Euro 2012, Sebuah Ramalan..
Agaknya saya mulai ketagihan dalam ilmu ramal-meramal dan teori konspirasi tingkat tinggi. Untuk memuaskan hasrat "berandai-andai" saya, maka saya mencoba meramal kemungkinan tim mana yang akan menjuarai Euro 2012 di Polandia & Ukraina berdasarkan hasil drawing semalam dan ilmu kebatinan saya. :)
Hasil drawing Euro 2012 menghasilkan skema grup sebagai berikut:
Grup A: 1. Polandia, 2. Yunani, 3. Rusia, 4. Rep Ceska
Grup B: 1. Belanda, 2. Denmark, 3. Jerman, 4. Portugal
Grup C: 1. Spanyol, 2. Italia, 3. Rep. Irlandia, 4. Kroasia
Grup D: 1. Ukraina, 2. Swedia, 3. Prancis, 4. Inggris
Dan para pengamat sepakbola sepakat bahwa grup B akan menjadi grup Neraka.
Lalu bagaimana ramalan saya tentang juara Euro 2012? ayo kita simak Ki Andar Pande..
Saya tidak berani memprediksi tim-tim mana saja yang akan lolos dari fase grup. Saya lebih memprediksi tim mana yang akan menjadi juara karena kemungkinannya 1 : 16 dan hanya bisa diketahui di akhir event. Berikut prediksi saya:
1. Juara Euro 2012 tidak akan berasal dari Tim tuan rumah, dalam hal ini Polandia dan Ukraina. Terakhir Euro 1984 tuan rumah Prancis mampu juara di negri sendiri, setelah itu hanya Portugal di Euro 2004 sebai tuan tuan rumah dengan prestasi terbaik dengan mencapai babak final, namun harus kandas dari dari Yunani.
2. Juara Euro 2012 tidak akan berasal dari grup dengan label Neraka. Ini terbukti dari 3 perhelatan Euro sebelumnya. Spanyol, Yunani dan Prancis tidak bergabung dalam grup neraka, walau Prancis dapat dibilang bergabung dalam grup semi-neraka. Berarti juara Euro 2012 tidak akan berasal dari grup B, yang dihuni Belanda,Denmark, Jerman dan Portugal. 3. Juara Euro 2012 sepertinya masih akan berasal dari tren pelatih-pelatih tua. Hal ini dibuktikan sejak Euro 2000 Prancis juara dengan pelatih Roger Lamerre (59 tahun), Yunani mengagetkan dunia di Euro 2004 dengan pelatih Otto Rehagel (66 tahun) dan terakhir Euro 2008 Luis Aragones membawa Spanyol juara saat usianya 70 tahun. Dengan kata lain Jerman, Italia dan Prancis yang saat ini dilatih pelatih muda agak kurang mengikuti tren. Dan Spanyol, Inggris serta Belanda masih dalam tren tersebut. 4. Ternyata berdasarkan teori konspirasi logo Euro dapat meramalkan siapa finalis dan juaranya. Logo Euro 2000 lebih menonjolkan pada penyatuan bendera 2 negara tuan rumah. Belanda dan Belgia sebagai tuan rumah banyak memiliki kesamaan. Dua negara yang bertetangga ini sama-sama memiliki bendera yang terdiri dari tiga warna dan sama-sama memiliki warna merah. Dan finalis Euro 2000 yaitu Prancis dan Italia juga bertetangga langsung serta juga memiliki bendera yang terdiri dari tiga warna dan sama-sama memiliki warna merah. Logo Euro 2004 kali ini menonjolkan lambang hati berwarna emas. Agak sulit memang merelasikan dengan teori konspirasinya, tapi bisa jadi emas itu melambangkan kekaisaran atau kekuasaan dan keabadian. Jika melihat itu tentu Yunani memang layak menjadi finalis dan juara sebagai negara dengan budaya helenisme yang tinggi dan mitologi Yunani kuno sebagai negeri para dewa. Sedangkan Portugal sebagai tuan rumah juga pantas jadi finalis mengingat bangsa mereka pernah menjelajah dunia dengan semboyan Gold, Glory and Gospel. Lihatlah dunia maskot Euro 2008, yang memakai seragam putih dan merah tua. Dan bandingkan dengan dua finalis Spanyol dengan warna kebanggan merah tua dan Jerman dengan jersey putihnya. Melihat kemungkinan ini, bisa saja logo dan maskot Euro 2012 dapat meramal bahwa sang finalis akan menggunakan jersey yang memiliki warna putih atau merah atau kuning? tidak ada yang tahu, tapi saya mencoba memprediksi bahwa kedua tim inilah yang akan lolos ke final, yaitu Belanda dengan warna kebanggan oranye(campuran merah & kuning) dan Inggris dengan Jersey putihnya. Dan juaranya adalah....
Langganan:
Postingan (Atom)




















